Loading...






Penasaran dengan Milky Way Cafe di PIK yang viral? Kafe ini memang menawarkan Kakigori es serut super halus dengan rasa teh otentik yang lumer di mulut. Namun, artikel ini mengupas pengalaman yang campur aduk, menyoroti pelayanan yang sangat lambat dan porsi kecil yang tidak sebanding dengan harganya. Temukan juga berbagai tips menarik, termasuk cara mendapatkan es serut gratis dan informasi area yang ramah hewan peliharaan, untuk memutuskan apakah tempat ini layak dikunjungi.
Setiap kali lewat By The Sea di PIK, pasti selalu lihat antrean panjang di depan Milky Way Cafe ini, padahal rating Google-nya tinggi banget, 4.8. Bikin penasaran, kan? Hari ini pas lagi senggang, gue dateng langsung buat jadi kelinci percobaan, mau buktiin ini beneran dessert dewa atau cuma jebakan viral doang. 🤔
Jadi, sebenernya worth it nggak sih buat didatengin? Saran gue: Boleh aja, tapi jangan berharap ketinggian, dan wajib banget baca tips ini!

Kopi Selamat Pagi di Jakarta Barat menawarkan visual yang memukau dengan interior serba putih minimalis, sempurna untuk foto OOTD. Namun, di balik estetikanya, kafe ini sangat bising dan menggema, membuatnya kurang ideal untuk bekerja atau mengobrol santai. Kualitas menunya pun tidak konsisten, di mana hidangan andalan seperti bakmi bisa mengecewakan, sementara pelayanan yang kurang ramah menjadi catatan penting. Uniknya, justru camilan pisang gorengnya yang menjadi primadona dan wajib dicoba pengunjung.

NOTCH Jakarta di PIK menawarkan surga bagi anak-anak dengan playground indoor tiga lantai yang mengesankan, sebuah daya tarik utama bagi para orang tua. Namun, artikel ini mengulas pengalaman yang kontradiktif di baliknya. Meskipun beberapa hidangan seperti steak dan nasi goreng cakalang patut dicoba, suasana yang sangat bising, kualitas makanan yang tidak konsisten, dan pelayanan yang seringkali mengecewakan menjadi catatan penting. Ini adalah tempat yang lebih cocok dianggap sebagai taman bermain premium ketimbang restoran dengan servis prima.

Kwetiaw Sapi 78, legenda kuliner Jakarta sejak 1973, menyajikan Kwetiau Goreng Sapi dengan porsi jumbo dan aroma *wok hei* yang otentik. Meskipun rasa kwetiaunya dipuji setinggi langit, artikel ini mengungkap pengalaman makan yang seperti 'gacha' atau untung-untungan. Pembaca akan menemukan ulasan jujur mengenai kualitas yang tidak konsisten—dari minuman basi hingga pelayanan yang acuh tak acuh. Tempat ini cocok bagi pencari rasa legendaris yang siap dengan segala risikonya.

Sebuah kedai dessert di Jakarta Barat menjadi sorotan berkat mille crêpe-nya yang luar biasa dengan harga terjangkau, sekitar 32 ribuan. Kue berlapis ini dipuji karena krimnya yang lembut dan lumer di mulut, menjadikannya salah satu yang terbaik di Jakarta. Namun, artikel ini memberi catatan jujur: fokuslah hanya pada mille crêpe,