Loading...






Kampung Kecil di Balikpapan menjadi sorotan karena pernah dikunjungi Presiden Jokowi dan memiliki rating Google yang tinggi. Restoran ini menawarkan pengalaman makan unik dengan suasana pedesaan Sunda yang kental, lengkap dengan saung-saung privat di atas kolam ikan. Meskipun atmosfernya menjadi daya tarik utama, artikel ini juga mengupas tuntas soal rasa makanan andalannya seperti Nasi Liwet hingga beberapa kekurangan dalam sistem pelayanan yang perlu diketahui sebelum berkunjung agar pengalaman bersantap tetap maksimal dan tidak kecewa.

Meskipun populer sebagai sushi conveyor belt pertama di Balikpapan, daya tarik utama restoran ini justru bukan pada sushinya. Pengunjung disarankan untuk fokus pada menu panasnya yang luar biasa, seperti Salmon Kabuto Yaki (kepala salmon panggang) dan ramen dengan kuah kental yang nendang. Namun, bersiaplah menghadapi pelayanan yang sangat lambat dan suasana yang kurang nyaman akibat staf yang tidak ramah. Pengalaman kuliner yang campur aduk menanti di sini, di mana kelezatan makanan diuji oleh kesabaran.

Mencari steak terbaik di Balikpapan? Restoran ini menawarkan konsep unik yang seru. Pengunjung dapat memilih sendiri potongan daging premium, seperti wagyu, dari toko daging di lantai bawah. Daging pilihan tersebut kemudian akan langsung dimasak dan disajikan di restoran lantai atas yang berkonsep modern minimalis. Dengan kualitas steak yang juicy dan empuk, serta menu andalan lain seperti iga bakar, tempat ini menjadi destinasi wajib bagi para pencinta daging yang mencari pengalaman kuliner personal dan tak terlupakan.

Penasaran kenapa Shishi Ramen di Balikpapan selalu ramai hingga antre panjang? Kedai ramen halal ini menawarkan suasana otentik layaknya di kedai kecil Tokyo, lengkap dengan interior dan musik Jepang. Meskipun harus sabar dengan waktu tunggu yang lama, pengalaman ini sepadan berkat Gyoza Panggang-nya yang juara dan Shishi Signature Ramen dengan kuah kental serta porsi melimpah. Untuk pengalaman terbaik, disarankan fokus pada menu andalan tersebut dan datang di luar jam sibuk untuk menghindari antrean.

Potokoffie di Balikpapan menawarkan pengalaman yang unik sekaligus kontroversial. Kafe ini menjadi sorotan karena aturan minimal belanja Rp1,5 juta untuk bisa duduk di lantai dua. Namun, di balik kebijakannya yang tak biasa, tempat ini menyajikan Kopi Alpukat yang juara dan memiliki keistimewaan langka: ruang merokok dalam ruangan yang sejuk ber-AC. Meskipun beberapa menu dan pelayanannya dinilai kurang konsisten, kafe ini tetap menarik perhatian dengan perpaduan antara aturan ketat dan fasilitas uniknya.