Loading...










Penasaran dengan Baker's Table di Medan yang viral berkat rating 4.9? Tempat ini adalah surga bagi pencinta pastry, menawarkan croissant yang disebut-sebut terenak se-kota dan aneka dessert juara dalam suasana yang cozy. Namun, artikel ini juga mengungkap sisi lainnya: kualitas main course dan kopi yang kurang konsisten, bahkan bisa mengecewakan. Jadi, datanglah untuk menikmati bakery dan suasananya, namun kelola ekspektasi untuk menu lainnya agar kunjungan Anda tetap menyenangkan.
Jadi, tempat ini layak dikunjungi nggak sih? Saran gue: Layak! Tapi harus pake strategi.

Meskipun viral di Medan dengan rating Google tinggi, Nasi Gerilya menawarkan pengalaman yang kontras. Artikel ini menyoroti cita rasa masakan Padang yang juara, seperti Gulai Kepala Ikan yang lezat, namun diimbangi dengan masalah serius. Pengunjung menemukan nasi setengah matang, kebersihan yang buruk hingga ada bekas lipstik di gelas, serta pelayanan yang lambat. Ulasan ini menyarankan solusi terbaik adalah memesan untuk dibawa pulang agar bisa menikmati kelezatan lauknya tanpa harus kecewa dengan pengalaman makan di tempat.

Haidilao akhirnya hadir di Medan, membawa antusiasme besar sekaligus antrean panjang. Artikel ini mengupas tuntas plus minus pengalaman di cabang baru tersebut. Meskipun kualitas makanan seperti kuah Mala Susu tetap memuaskan, beberapa layanan ikonik seperti atraksi mi tarik justru absen karena suasana yang masih kacau. Sebelum berkunjung, temukan berbagai tips jitu di sini untuk menikmati hidangan lebih hemat dan menyiasati keramaian agar kunjungan tidak berakhir zonk.

Omerta Koffie di Medan adalah sebuah kedai kopi tersembunyi tanpa papan nama yang didedikasikan untuk para pencinta kopi sejati. Jauh dari kesan kafe modern, tempat ini menawarkan pengalaman ngopi tanpa basa-basi dengan fokus pada manual brew berkualitas dari biji kopi lokal. Suasananya retro, hangat, dan terasa seperti markas komunitas. Dengan area merokok penuh dan tanpa AC, tempat ini lebih cocok untuk mereka yang mencari kopi berkarakter dan obrolan otentik, bukan sekadar tempat berfoto.

Meskipun Penthouse on 19th menawarkan pemandangan kota Medan yang spektakuler dari lantai 19, artikel ini mengupas pengalaman yang kontras. Di balik suasananya yang mewah dan cocok untuk kencan romantis, restoran ini dikritik keras karena pelayanannya yang sangat buruk dan tidak profesional. Kualitas makanan yang tidak konsisten juga menjadi sorotan, membuat pengunjung disarankan untuk datang hanya demi pemandangan dan mengatur ekspektasi mereka agar tidak kecewa dengan pengalaman bersantap yang bisa merusak suasana.