Loading...






Koat Coffee di Lampung menawarkan pengalaman yang sangat kontras antara siang dan malam. Hindari datang pada siang hari karena desain kacanya membuat ruangan terasa sangat panas. Namun, suasana berubah total saat malam tiba, menjadikannya tempat nongkrong yang luas dan asyik, lengkap dengan live music. Kafe ini juga menjadi favorit untuk bekerja karena fasilitas Wi-Fi yang stabil dan banyak colokan. Meski begitu, kualitas makanannya tidak menentu, sehingga disarankan untuk memilih menu yang sudah terbukti aman.
Baru nyampe di Lampung, gue langsung direkomendasiin sama teman kafe baru namanya Koat Coffee, katanya sih ini tempat nongkrong baru anak-anak muda Lokal. Niatnya sih mau cari tempat buat WFC (Work From Cafe), jadi gue langsung gas ke sana pagi-pagi. Hasilnya... Anjay! Hampir aja gue pingsan kepanasan di tempat 🥵.
Buat teman-teman yang mau mampir, ini beberapa saran tulus dari gue:

Sebuah kafe bergaya Jepang di Lampung menawarkan suasana oase yang rindang dengan area outdoor luas, serta makanan lezat berharga terjangkau. Namun, di balik rating Google yang tinggi, artikel ini mengungkap sisi lain yang kontras: pelayanan yang sangat mengecewakan dan membuat emosi. Ulasan ini mengupas tuntas pengalaman *love-hate* tersebut, memberikan gambaran jujur dan tips penting bagi siapa pun yang berencana berkunjung agar tidak salah ekspektasi saat datang ke tempat nongkrong yang unik ini.

Faste Coffee hadir sebagai spot nongkrong baru yang asyik di Lampung, menawarkan alternatif seru selain mal. Daya tarik utamanya adalah area rooftop yang menyuguhkan pemandangan lampu kota menakjubkan saat malam tiba, paling pas dinikmati setelah jam 5 sore. Dengan desain estetik yang cocok untuk berfoto dan suasana santai, tempat ini menjadi pilihan tepat untuk bersantai. Meskipun beberapa menu makanan mendapat ulasan beragam, pengalaman menikmati suasana dan pemandangan kota dari ketinggian menjadi alasan utama untuk berkunjung.

Mencari makan hemat dan otentik di Bandar Lampung? Rumah Makan JILBAB menawarkan konsep prasmanan dengan pilihan lauk masakan rumahan yang melimpah. Dengan harga terjangkau sekitar 40 ribuan, pengunjung bisa puas memilih hidangan, termasuk menu uniknya yaitu Rendang Jengkol. Suasananya yang ramai dan cocok untuk makan siang ini juga disertai tips penting: pengunjung disarankan untuk selalu teliti memeriksa bon pembayaran untuk menghindari potensi kesalahan harga, memastikan pengalaman makan tetap menyenangkan dan sesuai kantong.

Nasi Uduk Mang Acin adalah surga kuliner tersembunyi di Lampung yang menjadi spot nongkrong favorit mahasiswa. Meskipun lokasinya di gang sempit, tempat ini selalu ramai berkat nasi uduk porsi jumbo dengan harga yang sangat terjangkau. Buka hingga jam 1 pagi, warung ini menjadi penyelamat di kala lapar tengah malam. Suasana semakin seru dengan adanya live music di akhir pekan, menjadikannya tempat yang ideal untuk makan kenyang dan bersantai bersama teman-teman.