Loading...












Penasaran dengan Little Salt Bread di Blok M yang antreannya selalu panjang? Artikel ini mengulas jujur pengalaman mengantre satu jam untuk roti viral tersebut. Varian seperti Truffle Egg dan Cheese memang patut dicoba, namun ada satu kekurangan besar: roti disajikan dingin. Tips utamanya adalah membawa pulang dan memanaskannya kembali untuk rasa maksimal. Menariknya, kopi di sini ternyata menjadi juara tersembunyi yang bisa dibeli tanpa perlu ikut antrean panjang untuk roti.
Guys, Blok M lagi nge-hype banget akhir-akhir ini, dan bintang utamanya ya si Little Salt Bread ini, yang depan tokonya selalu kayak lagi ada konser. Jujur ya, liat antreannya yang panjang banget berkelok-kelok, dalam hati aku udah ngedumel sejuta kali: Cuma roti doang kan? Segitunya amat? Tapi sebagai perwakilan kalian buat nyobain langsung, aku pasrah aja ikutan ngantre, dan ternyata antrenya hampir sejam…🫠
Langsung ke kesimpulan ya: Rasanya sih oke, tapi jangan pasang ekspektasi ketinggian.
Pas Roti udah di tangan, aku langsung borong beberapa rasa yang paling hits:
Oke, pujiannya udah, sekarang bagian"tapi"-nya.
Ukurannya juga beneran"Little", cuma segede telapak tangan, cukuplah buat cemilan sore, tapi kalau cowok mungkin dua kali gigit juga abis.
Jadi, kesimpulannya, dateng lagi gak ya? Saran dari aku sih:
Secara keseluruhan, ini tipe toko yang"kalau lewat dan gak antre boleh lah dibeli, tapi kalau sengaja dateng buat antre 1 jam kayaknya kurang worth it". Kalau kamu penasaran banget, coba aja dateng pas lagi sepi buat nyobain

Di balik kontainer hitam tersembunyi di area Blok M, terdapat sebuah restoran Jepang dengan interior mewah yang kontras. Tempat ini menawarkan pengalaman unik dengan menu andalan sate bakar arang (yakitori) dan sashimi segar berkualitas premium. Meskipun kualitas makanannya dipuji, bersiaplah untuk merogoh kocek dalam karena harganya yang sangat tinggi—bahkan semangkuk nasi bisa mencapai 80 ribu rupiah. Porsinya yang kecil lebih cocok untuk menikmati cita rasa otentik daripada untuk makan hingga kenyang.

Mencari sports bar sejati di Jakarta? Tempat di Kemang ini adalah jawabannya. Dengan banyak layar TV super besar, setiap sudut adalah spot nonton terbaik. Keunikan utamanya adalah suasana yang pecah saat pertandingan besar, lengkap dengan komentator live yang membuat adrenalin terpacu. Saat jeda, pengunjung bisa menikmati biliar dan dart gratis. Ini adalah destinasi sempurna bagi para pencinta olahraga yang menginginkan pengalaman nonton bareng yang seru dan tak terlupakan, bukan sekadar tempat nongkrong biasa.

Mencari hidangan penutup klasik yang tak lekang oleh waktu? Maquis di Pacific Place adalah jawabannya. Dikenal sebagai favorit banyak orang sejak lama, tempat ini menawarkan kenangan manis dalam setiap gigitan. Jangan lewatkan Mini Cheesetart dengan kulit renyah dan isian keju yang lumer, serta Caramel Pudding super lembut. Meskipun lebih cocok untuk dibawa pulang, Maquis menjadi pilihan sempurna untuk memanjakan lidah atau sebagai oleh-oleh istimewa yang tak pernah gagal memuaskan selera.

Jangan terkecoh dengan fasad toko es krimnya yang cerah! Di baliknya, HATS Bar adalah sebuah speakeasy viral di Jakarta dengan suasana intim berwarna merah yang kontras. Keunikan utamanya terletak pada jajaran koktail eksperimental yang tak terduga, seperti Assam Laksa yang bisa diminum dengan sumpit hingga ramuan berbasis Tolak Angin. Tempat ini menawarkan pengalaman minum yang benar-benar berbeda dan tak terlupakan bagi para pencari petualangan rasa yang ingin mengobrol santai semalaman.