Loading...








LEO'S di Danau Toba adalah tempat makan kontroversial yang membelah opini pengunjung. Warung ini menawarkan suasana hangat dan rumahan dengan live music yang seru di malam hari. Meskipun menu Naniura (salad ikan khas Batak) dan jus segarnya sangat direkomendasikan, pengunjung perlu ekstra sabar karena waktu tunggu makanan bisa sangat lama. Kualitas hidangan lain seperti ikan bakar juga tidak konsisten, menjadikan pengalaman bersantap di sini sebuah pertaruhan antara kenikmatan dan kekecewaan.
Sebelum ke Danau Toba, di daftar favorit gue udah ada LEO'S, tempat yang dapet rating 4.7 di Google. Kolom komentarnya langsung terbelah, setengahnya bilang "Mantap!", setengahnya lagi ngeluh "Anjay, zonk banget!".
Tempat yang kontroversial kayak gini, masa gue lewatin? Harus coba datengin sendiri dong.
Buka menu, gue langsung menuju menu khas Batak. Gue harus puji banget beberapa menu ini:
Nah, selanjutnya, ini dia menu-menu yang untung-untungan...

Jangan terkecoh dengan fasadnya yang megah, Willem's Resto di Pulau Samosir bukanlah *tourist trap*. Restoran halal ini justru menawarkan kejutan menyenangkan dengan pemandangan sawah dan gunung yang memukau. Nikmati beragam hidangan berkualitas, mulai dari masakan Chinese hingga Indonesia dengan cita rasa otentik yang tak terduga. Meskipun harganya tergolong premium, pengalaman bersantap dengan suasana menenangkan dan pelayanan ramah ini sepadan, terutama saat menunggu jadwal kapal di Pelabuhan Ambarita yang lokasinya bersebelahan.

Meskipun viral dengan rating 5.0 di Google, artikel ini mengupas sisi lain dari sebuah restoran hotpot mewah di Medan. Restoran ini dipuji karena suasananya yang megah dan kuah kaldu ayam kolagennya yang lezat. Namun, ulasan ini juga menyoroti beberapa kekurangan signifikan, seperti harga yang tergolong mahal dengan porsi yang tidak sepadan, rasa kuah mala yang kurang memuaskan, serta adanya biaya tak terduga untuk sebuah gelas tambahan, memberikan pandangan yang lebih seimbang bagi calon pengunjung.

Artikel ini mengulas pengalaman unik makan di Rumah Makan Garuda, restoran Padang populer di Medan. Sorotan utamanya adalah penyajian "hidang", di mana puluhan piring lauk langsung memenuhi meja sesaat setelah duduk. Pengunjung diperingatkan untuk hanya menyentuh makanan yang ingin disantap karena sistem bayarnya per piring. Meskipun beberapa rasa dianggap standar, Ayam Penyet-nya menjadi juara yang wajib dicoba. Ulasan ini juga memberikan tips praktis agar tidak kaget dengan tagihan dan pertimbangan soal kebersihan.

Mencari oleh-oleh baru dari Medan? Bolu Stim Menara adalah jawaban yang digemari warga lokal. Lupakan kue biasa, karena bolu stim di sini memiliki tekstur super lembut bak awan dengan tingkat kemanisan yang pas dan tidak membuat enek. Kelezatannya yang cocok untuk segala usia menjadikannya primadona baru untuk buah tangan. Dengan harga terjangkau dan sering ada promo menarik, tempat ini wajib masuk dalam daftar kunjungan untuk membawa pulang oleh-oleh yang pasti disukai semua orang.