Loading...
















Terletak di tepi danau BSB City Semarang, restoran ini menawarkan pemandangan matahari terbenam yang spektakuler dengan harga yang sangat ramah di kantong. Tempat ini menjadi lokasi ideal untuk nongkrong santai sambil menikmati suasana danau yang menenangkan. Namun, jangan berekspektasi tinggi pada kualitas makanannya yang terbilang standar. Pengunjung disarankan datang untuk "membeli" pemandangan, bukan untuk pengalaman kuliner istimewa, serta bersiap menghadapi keramaian dan pelayanan yang lambat saat akhir pekan.
Akhir pekan kemarin aku lagi jalan-jalan santai sama teman di Semarang, terus direkomendasiin sama teman lokal buat ke daerah BSB City. Awalnya kukira cuma kota satelit yang biasa-biasa aja, tapi pas mobil sampai di tepi danau, aku langsung kaget banget sama pemandangan tempat ini! 🤯 Seluruh restorannya dibangun persis di pinggir danau, pemandangannya luas banget, gila sih. Ini sih bukan kafe lagi, ini udah kayak dek observasi pribadi!
Aku sampai pas sore, area outdoor-nya udah lumayan penuh sama orang-orang yang lagi Nongkrong dan ngobrol. Udaranya kecampur antara aroma kopi dan... hmm, aroma rokok kretek dari bapak-bapak lokal 😂. Permukaan danaunya berkilauan, ngelihatnya aja udah berasa Chill banget. Pas sore menjelang malam, Anjay, keren banget, mataharinya pelan-pelan turun, dan seluruh langit warnanya jadi oranye-pink gitu, Mantap!

Lupakan sejenak merek besar, karena Semarang punya jagoan ayam goreng lokal yang tak kalah saing. Tempat ini menyajikan ayam goreng dengan porsi jumbo, kulit super renyah, dan daging yang juicy. Keunikannya terletak pada paduan Nasi Daun Jeruk yang wangi dan pilihan saus Japanese Curry yang khas. Meskipun sering ramai oleh mahasiswa dan suasananya sederhana, kombinasi rasa dan harga yang ditawarkan membuatnya menjadi destinasi kuliner yang wajib dicoba bagi para pencari ayam goreng juara.

Mencari tempat makan non-halal 24 jam di Semarang? Kedai dimsum ini mungkin jawabannya, terutama berkat babi goreng crispy-nya yang juara. Namun, artikel ini mengungkap pengalaman yang kontradiktif. Di samping hidangan andalan tersebut, kualitas dimsum lain yang kurang memuaskan, suasana panas, dan pelayanan yang buruk menjadi catatan penting bagi pengunjung. Sebuah pilihan unik untuk kuliner malam bagi yang siap dengan segala plus minusnya, menawarkan pengalaman benci tapi cinta yang sesungguhnya.

Jangan tergiur dengan rating tinggi! Meskipun restoran AYCE viral di Semarang ini memiliki rating Google 4.8 dan promo menggiurkan, pengalaman yang dibagikan justru sangat mengecewakan. Artikel ini mengungkap kondisi yang jauh dari harapan, mulai dari kebersihan yang buruk, kualitas daging meragukan, hingga pelayanan yang tidak acuh. Puncaknya, pengalaman makan di sini malah berujung sakit perut, menjadi peringatan keras bahwa rating tinggi dan harga murah tidak selalu menjamin kualitas yang sepadan.

Di tengah dominasi kuliner manis Semarang, Mie Ayam Bumbu Bali hadir sebagai oase bagi para pencinta pedas. Warung sederhana ini menyajikan bakmi dengan bumbu khas Bali yang pedasnya nampol dan kaya akan rempah, disajikan kering untuk rasa maksimal. Meskipun tempatnya selalu ramai dan panas, harga yang sangat terjangkau sekitar 10 ribuan menjadikannya destinasi wajib bagi pemburu kuliner pedas otentik yang mencari pengalaman makan cepat dan berkesan di kota Lumpia.