Loading...






Bartisserie di ASHTA adalah surga bagi pencinta pastry, dengan Carrot Cake dan Croissant yang menjadi juaranya berkat aroma dan tekstur yang memikat. Namun, pengunjung perlu waspada saat memesan hidangan utama karena kualitasnya yang seringkali kurang konsisten. Terlepas dari itu, kafe ini menonjol karena menawarkan banyak pilihan menu vegan dan gluten-free, menjadikannya destinasi menarik untuk sekadar menikmati kopi dan kue lezat, terutama dengan adanya diskon setelah jam 5 sore.
Setiap kali ke ASHTA, gue selalu tergoda sama wangi mentega yang keluar dari pintu Bartisserie ini. Liat croissant sama donat di etalasenya, rasanya kayak manggil-manggil gue. Dalam hati mikir, tempatnya keliatan Chill juga, ya udah gue ajak temen masuk buat Nongkrong bentar, sekalian makan siang.

Sebuah kafe bagel yang sedang viral di Jakarta ini menawarkan pengalaman unik. Jangan datang mengharapkan bagel ala New York yang kenyal, karena andalannya adalah bagel lembut bergaya Korea yang lebih mirip roti premium. Meskipun bagelnya bisa jadi perdebatan, kopi spesial di sini justru menjadi bintang utamanya dengan kualitas rasa yang luar biasa. Dengan suasana ramai dan Instagrammable, tempat ini lebih cocok untuk nongkrong sambil menikmati kopi daripada berburu bagel otentik.

Mencari Chi-Mek otentik dengan suasana K-Pop yang semarak? 88 Korean Kitchen di Jakarta Selatan bisa jadi pilihan. Restoran ini terkenal dengan ayam gorengnya yang juara dan porsinya yang besar, cocok untuk kumpul bareng teman. Namun, bersiaplah dengan suasana yang sangat ramai dan pelayanan yang cenderung lambat. Perlu dicatat, area indoor-nya memperbolehkan merokok, sehingga mungkin kurang nyaman bagi sebagian pengunjung. Tempat ini lebih cocok untuk nongkrong santai daripada mencari pengalaman makan yang tenang.

Sport Stube menawarkan pemandangan langka di Jakarta: teras outdoor yang langsung menghadap lapangan golf hijau. Namun, pengalaman di bar bergaya Jerman ini bisa jadi untung-untungan. Meskipun sosis Jermannya lezat dan cocok untuk nonton bareng, kualitas layanan dan makanan lainnya tidak menentu. Suasana di dalam juga bisa kurang nyaman akibat asap rokok dan musik yang terlalu kencang. Tempat ini lebih cocok bagi yang mencari pemandangan indah sambil minum bir, bukan untuk pengalaman kuliner atau obrolan santai.

Penasaran kenapa Fat Bubble di Tebet selalu ramai dengan antrean panjang? Artikel ini mengulas rahasianya: dessert mangkuk raksasa yang menjadi primadona utama. Dengan porsi super besar yang ideal untuk berbagi, topping melimpah, dan rasa manis yang pas, seri taro dan cincaunya disebut sangat sepadan dengan penantian. Namun, disarankan untuk fokus pada dessert saja, karena makanan utamanya dinilai kurang memuaskan. Tempat ini adalah surga bagi pencinta hidangan manis, bukan untuk makan berat.