Loading...






Penasaran kenapa Shem Ramen di Pentacity Mall Balikpapan selalu antre panjang? Artikel ini mengulas kedai ramen halal yang viral karena harganya sangat terjangkau, di bawah 50 ribu rupiah. Selain ramen dengan kuah kental dan porsi mengenyangkan, primadona utamanya justru adalah Chicken Karage yang renyah di luar dan super juicy di dalam. Tempat ini menjadi bukti bahwa makan enak dan puas di mal tidak harus mahal, asalkan rela sedikit mengantre pada jam sibuk.
Jujur ya, pas lagi jalan-jalan di mal Balikpapan, awalnya gue gak berharap banyak sama restoran franchise, eh, pas lewat Shem Ramen di Pentacity Mall, gila sih, yang antre di depan pintunya rame banget sampe bikin gue gak percaya 🤯. Anjay, cuma kedai ramen di dalam mal doang, segitunya kah? Karena penasaran, gue ikutan deh masuk daftar tunggu.
Terakhir, buat teman-teman yang mau ke sana, gue kasih poin-poin penting nih, catet ya!

Menepis anggapan kota kecil tak punya kopi enak, House of Dondang di Balikpapan hadir sebagai kejutan menyenangkan. Kafe ini menawarkan suasana nyaman dengan dekorasi fotogenik yang cocok untuk bersantai. Keunggulan utamanya adalah kopi dengan cita rasa susu yang kaya dan istimewa, yang disebut sebagai salah satu yang terbaik di kota itu. Selain minuman, pengunjung juga bisa menikmati makanan lezat seperti Nasi Goreng porsi besar dengan harga yang sangat ramah di kantong, menjadikannya pilihan tepat untuk nongkrong.

Meskipun populer sebagai sushi conveyor belt pertama di Balikpapan, daya tarik utama restoran ini justru bukan pada sushinya. Pengunjung disarankan untuk fokus pada menu panasnya yang luar biasa, seperti Salmon Kabuto Yaki (kepala salmon panggang) dan ramen dengan kuah kental yang nendang. Namun, bersiaplah menghadapi pelayanan yang sangat lambat dan suasana yang kurang nyaman akibat staf yang tidak ramah. Pengalaman kuliner yang campur aduk menanti di sini, di mana kelezatan makanan diuji oleh kesabaran.

DECAFE, restoran legendaris di Balikpapan, menawarkan pengalaman unik yang kontradiktif. Di satu sisi, interiornya yang baru direnovasi terasa sangat nyaman dengan atmosfer ala kafe Jepang-Korea, ideal untuk bersantai. Namun, pengunjung harus bersiap menghadapi pelayanan yang lambat dan kurang ramah. Untungnya, semua kekecewaan itu terbayar lunas oleh kelezatan menu andalannya, seperti Sapi Lada Hitam dengan Roti Mantau dan Sop Buntut yang membuat siapa pun rela untuk kembali lagi meski harus ekstra sabar.

JJ Steak menawarkan pengalaman kuliner yang kontras. Menu andalannya, JJ Signature Back Ribs, menjadi bintang utama dengan daging super empuk yang langsung lepas dari tulang dan lumer di mulut. Namun, pengunjung harus siap dengan suasananya yang kecil, ramai, dan berisik, sehingga kurang ideal untuk suasana intim. Meskipun iga panggangnya sangat direkomendasikan, ada catatan penting mengenai steak yang tingkat kematangannya bisa tidak konsisten. Tempat ini lebih cocok untuk pencari rasa otentik daripada suasana yang tenang.