Loading...












Bosan dengan tempat nongkrong malam yang itu-itu saja? ILLUA di Menteng menawarkan solusi unik dengan konsep dua lantai dalam satu lokasi. Pengunjung bisa menikmati makan malam Korea yang tenang di restoran lantai satu, sebelum naik ke lantai dua untuk merasakan suasana Soju Bar ala Itaewon yang semarak. Lengkap dengan live music dan DJ setelah jam 9:30 malam, tempat ini menjadi destinasi ideal untuk makan dan berpesta, dengan hidangan porsi besar yang cocok untuk dinikmati bersama teman-teman.
Setiap kali udah jam 10 malam, pertanyaan"mau chill di mana?" jadi masalah terbesar di Jakarta. Bosen ke SCBD yang gitu-gitu aja, tapi pengen cari tempat buat makan yang anget-anget sambil minum-minum dikit? Anjay! Akhirnya aku nemu harta karun ini di Menteng.
ILLUA ini emang keren banget sih, lantai satunya itu restoran Korea yang proper, tempatnya tenang buat makan. Begitu buka pintu lantai dua, suasananya langsung berubah total, langsung berasa kayak teleport ke Soju Bar di Itaewon, live music dan DJ-nya seru abis, vibe-nya langsung maksimal. Konsep makan di bawah terus party di atas kayak gini, ngertiin banget kita-kita anak muda!
Soju Bar di lantai dua ini bener-bener kayak K-Drama yang jadi nyata, lampunya temaram, kelap-kelip lampu neon, dan udaranya penuh sama aroma soju dan makanan enak. Orang-orang yang datang ke sini juga pada modis, banyak banget cowok ganteng dan cewek cantik, rasanya kayak bisa ada adegan romantis kapan aja.
Terakhir, buat teman-teman yang mau ke sini, aku udah siapin beberapa tips praktis:

Tempat makan viral di Menteng ini menawarkan bandeng bakar tanpa tulang yang jadi primadona. Dagingnya empuk, smokey, dan sempurna disantap dengan sambal khas serta Sop Sodara yang kaya rempah. Meskipun rasanya juara, pengunjung perlu bersiap dengan tempatnya yang kecil dan selalu ramai, tersembunyi di lantai dua co-working space. Datang di luar jam sibuk adalah kunci untuk menikmati hidangan lezat ini dengan lebih nyaman dan menghindari antrean panjang serta tempat yang penuh sesak.

Pipiltin Cocoa adalah merek cokelat lokal yang mengubah pandangan tentang produk Indonesia. Dengan konsep *bean-to-bar*, Pipiltin tidak hanya menyajikan cokelat berkualitas premium, tetapi juga berkomitmen mendukung petani lokal secara langsung. Artikel ini menyoroti keunikan mereka, mulai dari produk andalan seperti Cookie Thins yang renyah, cokelat *single-origin* Aceh yang kaya cerita, hingga pengalaman bersantap di kafe mereka yang nyaman. Sebuah kebanggaan cokelat asli Indonesia yang patut dicoba dan didukung.

Melly's Garden menawarkan suasana nongkrong unik di tengah Jakarta, serasa di Bali dengan taman tropis rimbun dan alunan live music. Namun, di balik rating Google-nya yang tinggi, artikel ini mengungkap kualitas makanan dan minuman yang sangat mengecewakan serta pelayanan yang lambat. Tempat ini lebih cocok bagi mereka yang murni mencari tempat untuk bersantai sambil minum dan menikmati suasana, bukan untuk pengalaman kuliner. Waspadai juga nyamuk dan asap rokok yang cukup dominan di area tersebut.

Meskipun terkenal sebagai kafe viral, Common Grounds di FX Sudirman menyimpan kejutan. Tempat ini memanjakan pencinta kopi dengan manual brew profesional dan menu andalan seperti Shakshouka serta pastries yang lezat. Namun, jangan terkecoh untuk bekerja di sini! Kafe ini sengaja tidak menyediakan Wi-Fi dan memiliki sinyal seluler yang buruk. Ditambah pelayanan yang kurang efisien dan batas waktu duduk, tempat ini lebih cocok untuk makan cepat daripada nongkrong santai atau WFC.