Loading...






Meskipun Mie Gacoan Medan sangat populer dengan antrean panjang dan harga super murah, artikel ini mengungkap sisi lain yang mengejutkan. Pengalaman makan di sana digambarkan sangat kacau, kotor, dan dengan pelayanan yang buruk. Walaupun rasa mienya dianggap lumayan, ada peringatan keras mengenai camilan Udang Keju yang disebut menyebabkan keracunan makanan. Pengunjung disarankan untuk waspada karena risiko kesehatan yang ditimbulkan mungkin tidak sepadan dengan harganya yang terjangkau.
Jujur ya, pas liat rating tinggi 4.7 sama 9000+ ulasan di Google Maps, gue kira gue nemu harta karun di Medan. Yang antre di depan pintunya sampe tumpah ke jalan, gue mikir, "seenak apa sih ini?" Harganya juga murahnya kebangetan, per orang gak nyampe 50 ribu udah bisa makan sampe kenyang, buat kita-kita para pekerja yang dompetnya tipis di akhir bulan, ini tuh berkah banget.
Tapi dari pertama kali gue nginjekin kaki ke dalem, gue udah ngerasa ada yang gak beres...
Begitu masuk gue langsung melongo, gak ada yang ngarahin tempat duduk sama sekali, semua serba cepet-cepetan rebutan kursi. Susah payah dapet satu meja kosong, eh di atasnya masih numpuk piring mangkok kotor dari pelanggan sebelumnya, dipanggil-panggil lama banget gak ada yang dateng buat beresin. Satu restoran itu berisik dan kacau banget, semua orang mondar-mandir, rasanya kayak masuk ke pasar.
Jadi, jangan cuma karena murah, risikonya kegedean. Soal rasa sih selera orang beda-beda ya, ada yang bilang Mantap, tapi buat gue, selain rasa asin dan pedes doang, bener-bener gak ada rasa lain yang kompleks, gak sepadan buat gue antre sampe mempertaruhkan kesehatan.
Terakhir, gue kasih rangkuman jujur dari hati:
Intinya, buat teman-teman yang masih peduli sama kebersihan, pelayanan, dan keamanan makanan, dengerin saran gue: mending kabur aja! Di Medan masih banyak banget makanan enak lainnya, jangan buang-buang waktu dan ngerusak badan di sini.

Sebuah toko roti di Medan menjadi viral berkat rating 4.9 dan aneka dessert lezatnya. Menu andalannya adalah Bomboloni dengan isian melimpah dan Brownies yang disebut-sebut sebagai salah satu yang terenak di kota ini. Namun, di balik kelezatannya, pengalaman membeli di toko bisa cukup membingungkan. Pengunjung perlu waspada dengan aturan pembelian yang rumit dan harga tambahan untuk isian yang bisa mengejutkan saat membayar, membuat kelezatan kuenya menjadi sebuah tantangan tersendiri untuk didapatkan.

Haidilao akhirnya hadir di Medan, membawa antusiasme besar sekaligus antrean panjang. Artikel ini mengupas tuntas plus minus pengalaman di cabang baru tersebut. Meskipun kualitas makanan seperti kuah Mala Susu tetap memuaskan, beberapa layanan ikonik seperti atraksi mi tarik justru absen karena suasana yang masih kacau. Sebelum berkunjung, temukan berbagai tips jitu di sini untuk menikmati hidangan lebih hemat dan menyiasati keramaian agar kunjungan tidak berakhir zonk.

Artikel ini mengulas pengalaman makan di A&W yang berlokasi di dalam supermarket Brastagi, Medan. Meskipun lokasinya strategis untuk beristirahat setelah belanja dan dilengkapi area bermain anak, pengunjung perlu waspada. Sorotan utamanya adalah kualitas ayam goreng yang tidak konsisten alias untung-untungan. Selain itu, artikel ini memberi peringatan keras tentang praktik kasir yang mencoba menambahkan item berbayar dengan dalih gratis. Pengunjung diimbau untuk selalu teliti memeriksa struk pembayaran sebelum meninggalkan kasir.

Taipan dikenal sebagai restoran Cina legendaris di Medan dengan interior mewah bergaya 'old money' yang megah. Restoran ini menjadi favorit untuk acara spesial berkat hidangan ikoniknya seperti dim sum, Pancake Durian yang disebut-sebut sebagai pelopor, serta Bebek Peking tiga sajian. Namun, di balik kemewahannya, artikel ini juga mengupas sisi realistisnya, mulai dari harga yang fantastis hingga pelayanan yang terkadang untung-untungan, memberikan panduan lengkap apakah pengalaman yang ditawarkan sepadan dengan harganya.