Loading...








Sate Bang War di Medan menawarkan kuliner legendaris dengan cita rasa juara. Tempat ini terkenal akan satenya yang memiliki potongan daging super besar dan empuk, serta Mie Rebus Medan dengan kuah kaldu yang kaya rasa. Namun, bersantap di sini adalah sebuah uji nyali. Pengunjung harus berani menghadapi kondisi kebersihan yang menantang demi mendapatkan kenikmatan rasa otentik yang sepadan. Ini adalah destinasi bagi para pemburu kuliner yang paling pemberani untuk membuktikan mental mereka.
Teman-teman gue di Medan pada bilang, kalau belum makan Sate Bang War itu sama aja kayak belum ke Medan. Gue pikir, emang seenak apa sih? Penasaran sama satenya yang katanya "potongan dagingnya gede banget sampai nggak wajar", akhirnya gue datang, dan hasilnya... gue hampir aja teriak histeris di tempat kayak di acara "I Am a Singer" terus cabut 😱
Langsung ke intinya aja ya, makanan di sini emang enak banget!
Oke, ngomel-ngomelnya udahan dulu, rasanya emang juara. Kalau kamu seorang pemburu kuliner yang pemberani, nih, gue kasih beberapa tips:

Populer sebagai tempat nongkrong di Medan dengan rating Google 4.8, restoran All You Can Eat (AYCE) ini menawarkan pengalaman yang unik. Berbeda dari AYCE pada umumnya, daging premium di sini tidak bisa diambil sepuasnya, melainkan disajikan oleh pelayan dalam porsi terbatas per piring. Meskipun sistem ini bisa membuat frustrasi, beberapa menu seperti sate bakarnya yang lezat dan suasana santai menjadi daya tarik utamanya, menjadikannya pilihan dengan ulasan yang campur aduk namun tetap ramai dikunjungi.

Menjadi destinasi hotpot viral di Medan, Hot Hot Pot menawarkan suasana ramai yang cocok untuk kumpul-kumpul, bahkan dengan fasilitas VIP karaoke. Artikel ini menyoroti kelezatan Kuah Kolagen andalannya serta porsi yang melimpah. Namun, pengalaman ini diwarnai dengan harga yang sangat tinggi, isu kebersihan pada peralatan makan, dan kualitas daging yang tidak sepadan. Tempat ini lebih direkomendasikan untuk suasananya yang meriah daripada untuk pengalaman kuliner yang memuaskan secara keseluruhan.

Artikel ini mengulas pengalaman makan di Nelayan, sebuah restoran legendaris di Medan yang ternyata tidak sesuai ekspektasi. Alih-alih bernostalgia, pengunjung justru dihadapkan pada suasana yang ramai dan pengap, pelayanan yang agresif, serta kualitas makanan yang mengecewakan dengan harga mahal. Di antara berbagai hidangan yang kurang memuaskan, seperti dimsum berminyak dan pancake durian beku, justru nasi goreng seafood yang sederhana menjadi satu-satunya hidangan penyelamat. Pengalaman ini mempertanyakan apakah reputasi legendarisnya masih relevan saat ini.

Mie Gacoan menjadi fenomena berkat harganya yang sangat terjangkau, menawarkan menu andalan seperti mie pedas gurih, dimsum, dan es segar yang ramah di kantong. Namun, popularitasnya membuat tempat ini selalu dipadati antrean panjang, sebuah tantangan yang perlu dihadapi pengunjung. Artikel ini mengulas pengalaman bersantap hemat di tengah keramaian, sekaligus menyoroti beberapa kekurangan seperti pesanan yang tiba dalam kondisi dingin dan keunikan biaya parkir yang terasa kontras dengan harga makanannya yang murah meriah.