Loading...






Langit Seduh Rooftop menawarkan pemandangan matahari terbenam yang menakjubkan di antara gedung-gedung Jakarta. Namun, apakah keindahan ini sepadan dengan perjuangannya? Artikel ini mengulas pengalaman di balik antrean panjang, aturan ketat seperti larangan sandal jepit, hingga kualitas makanan yang tidak sebanding dengan harganya. Tempat ini lebih menonjolkan suasana dan pemandangan daripada pengalaman kuliner, sehingga cocok dikunjungi sekali untuk berfoto, asalkan Anda siap dengan segala kekurangannya.
Tapi, pas gue naik lift ke lantai 11 dan keluar dari pintu, pemandangan langit Jakarta pas senja langsung menyambut mata gue, rasa kesal yang tadi langsung hilang gitu aja. Ngeliatin matahari pelan-pelan tenggelam di antara gedung-gedung tinggi, ngebuat langit jadi oranye kemerahan, dan lampu-lampu kota mulai nyala, rasanya itu beneran... Mantap! Pantesan aja banyak banget orang rela desak-desakan buat datang ke sini.
Jadi, demi pemandangan kayak gini, worth it nggak sih? Saran gue: Kalau cuma buat foto-foto dan coba sekali aja sih boleh, tapi jangan harap bisa makan dan minum enak. Siapin mental aja, tempat ini emang cuma 'jual pemandangan' dan buat dikunjungi sekali aja. Datang sekali, dapat foto bagus, udah cukup. 🤙

Camden Bar di Cikini memang menjadi magnet bagi anak muda berkat harga minumannya yang sangat terjangkau, termasuk koktail viralnya, Predator. Namun, di balik pesona harga murah tersebut, artikel ini mengungkap sisi gelapnya. Pengunjung harus waspada terhadap kualitas makanan yang mengecewakan, pelayanan yang buruk, dan terutama risiko keamanan yang tinggi, seperti maraknya kasus kehilangan ponsel. Tempat ini lebih cocok bagi mereka yang memprioritaskan minuman murah di atas kenyamanan dan keamanan saat nongkrong.

Sari Sari di Sarinah adalah surga bagi pencinta jajanan pasar, menawarkan puluhan jenis kue tradisional Indonesia dengan harga terjangkau. Pengunjung bisa kalap memilih aneka kue warna-warni, dari yang manis hingga asin. Namun, bersiaplah menghadapi antrean panjang yang menguji kesabaran, terutama di akhir pekan. Meskipun porsinya mini dan rasanya cenderung ringan, pengalaman berburu kue legendaris ini tetap menarik bagi yang penasaran dan rela mengantre untuk mencicipi Nasi Bakar atau Lemper yang direkomendasikan.

Caspar Jakarta menawarkan pengalaman visual memukau dengan desain mewah karya Bill Bensley dan hidangan dari chef berlatar Michelin. Namun, review ini menyoroti pengalaman yang campur aduk. Di satu sisi, Tarta de Queso-nya disebut sebagai salah satu yang terbaik dan wajib dicoba. Di sisi lain, kualitas menu utama seperti Paella tidak konsisten dan pelayanan yang kurang memuaskan menjadi kelemahan utama. Tempat ini lebih cocok untuk menikmati suasana bar yang trendi sambil menyantap hidangan penutup istimewa.

Berlokasi di Hotel Fairmont, BAR ON G menawarkan suasana bar yang privat dan elegan, mengingatkan pada bar wiski kelas atas yang tersembunyi. Tempat ini menjadi solusi sempurna bagi perokok dan non-perokok berkat sistem ventilasinya yang canggih, sehingga semua bisa nongkrong dengan nyaman. Sorotan utamanya adalah koleksi Indonesian Heritage Cocktails yang unik, seperti racikan gin Bali dengan kecombrang, serta fasilitas bar cerutu khusus. Ini adalah pilihan ideal untuk obrolan bisnis atau kencan yang tenang.