Loading...






Penasaran dengan harlan+holden yang sedang nge-hype? Artikel ini mengulas pengalaman di balik desainnya yang super estetik. Meskipun tempatnya sangat fotogenik layaknya butik mewah, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Pengunjung wajib memesan lewat aplikasi, rasa kopinya yang unik mungkin terlalu manis bagi sebagian orang, dan kursinya sengaja dibuat tidak nyaman untuk duduk lama. Tempat ini lebih cocok untuk mampir sebentar dan berfoto, bukan untuk nongkrong santai atau bekerja.
Baru banget keluar dari Pacific Place, gue harus banget ceritain ke kalian soal harlan + holden coffee yang lagi nge-hype banget ini.
Tempatnya emang cakep banget, tapi mau Chill seharian di sini? Mending pikir-pikir lagi deh.
Jadi, sebenarnya *worth it* nggak sih ke sini? Kalau kamu datang buat foto-foto dan *check-in* karena tempatnya bagus, ya oke-oke aja. Tapi kalau kamu beneran cari tempat buat ngopi sambil ngobrol, coba deh perhatiin beberapa poin ini:

Meskipun menawarkan konsep 'fun dining' molekuler dengan 17 menu seharga jutaan, artikel ini mengungkap pengalaman buruk di Namaaz Dining. Penulis menyoroti berbagai masalah, mulai dari rasa makanan yang mengecewakan dan lebih mementingkan gimmick, hingga suasana yang tidak nyaman dan proses makan yang merepotkan. Puncaknya adalah insiden kebersihan yang parah, seperti penemuan kecoak hidup dalam hidangan penutup, membuat restoran ini dinilai sama sekali tidak sepadan dengan harganya yang mahal dan sangat tidak direkomendasikan.

Bosan dengan keramaian Blok M? HASAKA hadir sebagai bar tersembunyi yang menawarkan surga ketenangan untuk orang dewasa. Dengan suasana intim dan musik lembut yang tidak mengganggu, tempat ini sangat ideal untuk obrolan mendalam atau kencan romantis. Daya tarik utamanya adalah jajaran koktail kreatif seperti Vodka Lemon Grass Rambutan, dan bartender andal yang bisa meracik minuman spesial sesuai seleramu. Ini adalah pilihan tepat bagi yang mencari tempat nongkrong berkelas dan privat di tengah hiruk pikuk kota.

Restoran steak ini menawarkan pengalaman bersantap yang dramatis dengan suasana gelap dan sorotan lampu privat di setiap meja, cocok untuk kencan atau perayaan spesial. Selain pilihan steak *dry-aged* dan *wet-aged* berkualitas, keistimewaannya justru terletak pada *side dish* fenomenal seperti jagung keju dengan sumsum tulang. Sebagai sentuhan unik, pengunjung bahkan bisa membawa pulang garam bumbu spesial yang tersedia di meja. Pastikan untuk melakukan reservasi jauh-jauh hari karena tempat ini sangat populer.

The Edge di Kemang Icon menawarkan pemandangan rooftop spektakuler dengan infinity pool yang menghadap langit Jakarta, menjadikannya spot viral sempurna untuk menikmati sunset. Meski suasananya memukau dan sangat Instagramable, artikel ini mengulas bahwa di balik keindahannya, kualitas makanan yang disajikan terasa biasa saja dan tidak sepadan dengan harganya yang tinggi. Pengalaman pengunjung juga bisa beragam karena pelayanan yang inkonsisten, sehingga disarankan untuk datang demi pemandangan, bukan untuk pengalaman kulinernya.