Loading...








Mencari alternatif dari hiruk pikuk mal? Restoran di Tangerang ini menawarkan pelarian unik dengan suasana pedesaan di tengah hamparan sawah hijau. Pengunjung dapat bersantap di saung-saung tradisional sambil menikmati hidangan khas Sunda seperti Nasi Liwet dan Patin Bakar yang lezat. Tempatnya yang luas sangat cocok untuk keluarga, bahkan tersedia aktivitas seru seperti naik rakit bambu. Ini adalah pilihan tepat untuk bersantai dan menikmati ketenangan alam jauh dari keramaian kota.
Tiap weekend mau ajak keluarga makan di luar, pusing banget deh. Kalau nggak kejebak macet di jalan ke mal, ya antre nunggu meja sampai hopeless. Weekend kemarin gue udah capek banget, langsung aja gue gas ke Tangerang, dan hasilnya Anjay! Nemu harta karun!

Berlokasi di Gading Serpong, Chin Ma Ya Ramen menawarkan pengalaman kuliner unik dengan konsep dua lantai: coffee shop modern di bawah dan kedai ramen bernuansa Zen di atas. Tempat non-halal ini menjadi surga bagi pencinta ramen babi, dengan andalan Tonkotsu Ramen yang kuahnya gurih dan chashu-nya super empuk. Selain porsi besarnya, nikmati juga Gyoza kuah yang lezat dan fasilitas smoking room ber-AC. Sebaiknya datang di luar jam sibuk untuk menghindari antrean panjang.

Tersembunyi di sebuah clubhouse mewah BSD, The Leaf menawarkan pengalaman bersantap Chinese food Halal yang elegan. Restoran ini menonjol dengan interior megah bak galeri seni dan suasana *lounge* yang nyaman, cocok untuk acara spesial. Meskipun harganya premium, menu andalannya seperti aneka dimsum, Bebek Peking, dan Sapi Lada Hitam mendapat pujian tinggi. Pilihan porsi fleksibel (S/M/L) juga memungkinkan pengunjung mencicipi lebih banyak hidangan. Tempat ini ideal bagi yang mencari kemewahan dengan hidangan Tiongkok otentik.

Restoran Italia di Tangerang ini menawarkan pengalaman yang campur aduk. Di satu sisi, suasananya terasa sangat otentik dan *homey*, dengan menu andalan Ravioli al Funghi yang disebut sebagai juaranya karena rasa krim dan truffle yang kuat. Namun, di sisi lain, kualitas makanannya tidak konsisten—beberapa hidangan seperti pizza dan pasta justru terasa mengecewakan. Artikel ini mengulas apakah restoran dengan harga menengah ke atas ini benar-benar sepadan dengan popularitasnya yang sedang viral.

Bagi para pencinta film Hong Kong, Fatiger di Eastvara, BSD, menawarkan pengalaman kuliner yang autentik. Restoran ini berhasil menangkap suasana jalanan Hong Kong tahun 90-an melalui dekorasi papan neon yang ramai dan alunan musik Kanton jadul. Selain atmosfernya yang unik, pengunjung wajib mencoba menu andalan seperti Chicken Cutlet Fried Rice dengan aroma *wok hei* yang khas. Tempat ini menjadi pilihan sempurna untuk bernostalgia sambil menikmati hidangan cha chaan teng yang menggugah selera.