Loading...












Dikenal sebagai restoran Turki mewah langganan para diplomat, Turkuaz menawarkan pengalaman yang kontroversial. Artikel ini mengupas tuntas apakah harganya sepadan dengan kualitasnya. Di satu sisi, suasana eksotisnya yang memukau dan hidangan Lamb Shank-nya dipuji sebagai juaranya. Namun, di sisi lain, ulasan ini menyoroti harga yang sangat mahal dengan porsi yang tidak sepadan, serta beberapa hidangan lain yang dianggap kurang otentik, memberikan pandangan seimbang bagi calon pengunjung.
Udah lama banget pengen cari tahu sendiri, dan hari ini akhirnya kesampaian juga. Jujur ya, kalau bukan buat nulis review ini untuk kalian, dompetku bisa nangis berhari-hari. Jadi, makanan di sini worth it nggak sih? Duduk manis, sini aku ceritain pelan-pelan.
Begitu masuk, nuansa eksotisnya yang kental itu emang meyakinkan banget. Lampu gantung yang mewah, permadani dan bantal-bantal warna-warni, beneran deh ada momen di mana aku ngerasa kayak lagi di Istanbul. Keren banget buat foto-foto, vibe-nya dapet, cocok buat nge-date atau acara anniversary yang butuh suasana spesial.
Nah, ini bagian utamanya. Jujur, ekspektasiku buat makanannya tinggi banget, tapi hasilnya... kayak naik rollercoaster.
👍 Wajib Coba, Juara Banget: Kaki Domba Panggang (Lamb Shank)
🤔 Biasa Aja: Piringan Appetizer (Mezze Platter)
👎 Awas Jebakan: Dessert dan Makanan Turki"KW"
Kesimpulannya, kalau kamu datang dengan niat"mencari makanan Turki yang otentik banget", kamu mungkin bakal kecewa. Tapi kalau tujuannya buat cari tempat dengan suasana unik yang cocok buat foto-foto pamer, boleh lah dicoba, asal dompetnya tebel.
Jadi, kamu bakal ke sana nggak? Buat teman-teman yang udah pernah ke sini, yuk sharing juga, restoran ini masuk daftar favorit atau daftar hitam kalian?🤔

Mencari hidangan penutup klasik yang tak lekang oleh waktu? Maquis di Pacific Place adalah jawabannya. Dikenal sebagai favorit banyak orang sejak lama, tempat ini menawarkan kenangan manis dalam setiap gigitan. Jangan lewatkan Mini Cheesetart dengan kulit renyah dan isian keju yang lumer, serta Caramel Pudding super lembut. Meskipun lebih cocok untuk dibawa pulang, Maquis menjadi pilihan sempurna untuk memanjakan lidah atau sebagai oleh-oleh istimewa yang tak pernah gagal memuaskan selera.

Basil di Talavera Office Park adalah jawaban bagi yang bosan dengan makan siang CBD yang monoton. Dengan suasana santai dan konsep ruang terbuka, restoran ini mematahkan stereotip tempat makan kantor yang kaku. Menunya menawarkan perpaduan hidangan Barat dan Indonesia dengan presentasi menarik dan rasa yang memuaskan. Tempat ini ideal untuk makan siang bisnis maupun sekadar nongkrong santai, meski disarankan menghindari jam puncak untuk pelayanan yang lebih cepat.

Lupakan makan pempek di warung pinggir jalan yang panas. Pempek Kenari di Jakarta Selatan menawarkan pengalaman bersantap yang berbeda dengan suasana nyaman dan elegan layaknya kafe. Tempat ini cocok untuk kumpul bersama teman atau keluarga. Sorotan utamanya adalah pempek dengan rasa ikan yang kuat serta saus cuko yang bisa ditambah sepuasnya! Selain itu, jangan lewatkan hidangan khas Palembang lainnya seperti Mie Celor yang kental dan Tekwan yang menyegarkan untuk pengalaman kuliner yang lengkap.

Lobo di Ritz-Carlton Jakarta menawarkan pengalaman kuliner yang kontradiktif. Di satu sisi, restoran ini menyajikan hidangan istimewa seperti Ribeye Steak yang super juicy dan Lamb Tongseng inovatif, yang disebut sebagai salah satu yang terbaik di Jakarta. Namun, pengunjung harus bersiap dengan pelayanan yang tak menentu, layaknya membuka *blind box*. Meskipun memiliki interior mewah bergaya Eropa yang fotogenik, suasana bisa menjadi sangat bising saat ada *live music*, dan harga yang ditawarkan pun tergolong premium.