Loading...






DECAFE, restoran legendaris di Balikpapan, menawarkan pengalaman unik yang kontradiktif. Di satu sisi, interiornya yang baru direnovasi terasa sangat nyaman dengan atmosfer ala kafe Jepang-Korea, ideal untuk bersantai. Namun, pengunjung harus bersiap menghadapi pelayanan yang lambat dan kurang ramah. Untungnya, semua kekecewaan itu terbayar lunas oleh kelezatan menu andalannya, seperti Sapi Lada Hitam dengan Roti Mantau dan Sop Buntut yang membuat siapa pun rela untuk kembali lagi meski harus ekstra sabar.
Udah dengerin racun dari banyak banget teman di Balikpapan, katanya DECAFE itu restoran "cinta pertama" mereka dari kecil, apalagi setelah baru direnovasi, jadi makin cakep parah. Oke deh, langsung aja gue samperin!
Ngomelnya udahan dulu, sekarang kita bahas makanannya. Buku menunya tebel banget, ada masakan Indonesia, Chinese, Western, Jepang, semuanya ada, bikin yang susah milih jadi pusing tujuh keliling. Gue asal pesen beberapa yang direkomendasiin teman lokal, dan hasilnya…Mantap!
Pujiannya udah, sekarang waktunya ngomong jujur-jujuran. Meskipun menu andalannya juara banget, tapi jebakan di sini juga nggak sedikit.
Nih, buat teman-teman yang mau coba ke sana, gue rangkumin pengalaman pahit gue:

Penasaran kenapa Shem Ramen di Pentacity Mall Balikpapan selalu antre panjang? Artikel ini mengulas kedai ramen halal yang viral karena harganya sangat terjangkau, di bawah 50 ribu rupiah. Selain ramen dengan kuah kental dan porsi mengenyangkan, primadona utamanya justru adalah Chicken Karage yang renyah di luar dan super juicy di dalam. Tempat ini menjadi bukti bahwa makan enak dan puas di mal tidak harus mahal, asalkan rela sedikit mengantre pada jam sibuk.

Jangan terkecoh dengan namanya, Kafe Baca di Balikpapan justru tidak menyediakan buku sama sekali. Tempat ini menawarkan konsep unik sebagai 'hutan tersembunyi' di tengah kota, dengan suasana hijau yang syahdu dan cocok untuk nongkrong santai. Keunikannya terletak pada ketiadaan Wi-Fi dan colokan, yang sengaja dirancang agar pengunjung fokus berinteraksi. Meskipun bukan untuk bekerja, kafe ini menjadi pilihan tepat untuk melepas penat dan mengobrol bersama teman, asalkan siap dengan obat nyamuk.

Sebuah kedai kopi lokal di Balikpapan menawarkan pengalaman mengejutkan bagi para pencinta kopi sejati. Tempat ini menonjol karena pemiliknya me-roasting biji kopi sendiri, menyajikan cita rasa otentik dari berbagai daerah seperti Gayo. Menu andalannya, seperti manual brew V60 dan Kopi Susu Singkawang, wajib dicoba. Selain kopi berkualitas, kedai ini juga dikenal dengan suasana sosialnya yang hangat dan ramai, menjadikannya tempat nongkrong yang seru di malam hari, meskipun tempatnya tidak terlalu besar.

Meskipun populer sebagai sushi conveyor belt pertama di Balikpapan, daya tarik utama restoran ini justru bukan pada sushinya. Pengunjung disarankan untuk fokus pada menu panasnya yang luar biasa, seperti Salmon Kabuto Yaki (kepala salmon panggang) dan ramen dengan kuah kental yang nendang. Namun, bersiaplah menghadapi pelayanan yang sangat lambat dan suasana yang kurang nyaman akibat staf yang tidak ramah. Pengalaman kuliner yang campur aduk menanti di sini, di mana kelezatan makanan diuji oleh kesabaran.