Loading...
















Bosan dengan makanan bandara yang mengecewakan? Masterpiece Bistro di Bandara Banjar Baru menawarkan kejutan menyenangkan dengan rating 4.9 yang luar biasa. Berbeda dari food court pada umumnya, bistro ini mematahkan stigma dengan suasana yang bersih, modern, dan nyaman. Tempat ini menjadi pilihan ideal untuk bersantai atau bekerja sambil menunggu penerbangan, terutama saat transit lama atau delay. Meskipun bukan kuliner mewah, tempat ini menyajikan pilihan aman yang jauh di atas standar, menjadikannya oase bagi para pelancong.
Setiap kali terbang ke sana kemari di berbagai bandara Indonesia, yang paling bikin pusing itu soal makanan. Kalau nggak mahal banget, ya rasanya ancur sampai bikin ragu sama hidup, pokoknya berasa kayak lagi bayar 'pajak kebodohan' deh. 🙄 Jadi pas transit di bandara Banjar Baru, Kalimantan Selatan kali ini, ngelihat Masterpiece Bistro di ruang keberangkatan, awalnya aku sama sekali nggak punya ekspektasi apa-apa.
Tapi pas iseng ngecek Google Map, Anjay! Ratingnya 4.9, dari 150-an ulasan, ini sih skor dewa buat ukuran restoran bandara. Dengan pikiran "penasaran, emang sebagus apa sih?", aku pun masuk.
Eh, ternyata oke juga. Nggak kayak food court bandara pada umumnya yang berisik dan mejanya lengket berminyak, tempat ini ternyata bersih dan rapi banget. Desainnya gaya modern minimalis, pencahayaannya juga nyaman, dan kursi sofanya kelihatan empuk banget bikin pengen rebahan. Benar-benar tempat yang pas buat Chill sambil nunggu pesawat, nggak berasa kayak mau perang.
Jujur aja, kamu jangan berharap bisa makan makanan super mewah yang rasanya luar biasa di sini, ini kan cuma Bistro bandara yang melayani penumpang. Tapi intinya, tempat ini ngasih pilihan yang jauh di atas standar. Lingkungannya bersih, bisa duduk tenang sambil ngopi atau makan buat ganjel perut, itu aja udah ngalahin 90% restoran bandara lainnya. Pelayanannya juga oke, nggak ada drama atau hal yang nyebelin, ini aja udah cukup Mantap! 👍
Cocok buat siapa?
Intinya, tempat ini mungkin nggak akan jadi alasan kamu buat sengaja datang ke sini, tapi dalam situasi khusus di bandara, bisa nemu tempat yang oke, bersih, dan ratingnya tinggi banget kayak gini, itu bener-bener sebuah angin segar. ✈️

Penasaran kenapa Lisbeth Kitchen di Banjarbaru punya rating Google 4.9? Restoran Manado ini jadi favorit lokal berkat hidangan andalannya, Rahang Tuna Bakar, yang super empuk dengan aroma bakaran arang yang khas. Selain itu, Nasi Campur dan Perkedel Jagungnya juga patut dicoba. Meskipun ada beberapa catatan kecil pada menu lain, artikel ini juga memberikan tips agar pengalaman kulinermu tetap maksimal. Tempatnya pun nyaman dan ber-AC, cocok untuk kumpul-kumpul bersama teman atau keluarga.

Kampung Kecil di Banjarbaru, yang dikenal sebagai langganan Presiden, menawarkan suasana unik dengan saung-saung bambu di atas air. Meskipun suasana pedesaan Sunda-nya sangat Instagrammable, artikel ini menyoroti pengalaman yang campur aduk. Beberapa hidangan seperti Karedok dan Gurame Goreng dipuji karena kelezatannya, namun menu lain dan kebersihan tempat dinilai kurang memuaskan. Tempat ini cocok untuk mencari suasana dan berfoto, namun pengunjung perlu mengatur ekspektasi terkait konsistensi rasa makanan dan detail pelayanan yang untung-untungan.

Kafe di Banjar Baru ini menawarkan pengalaman unik dengan suasana industrial yang nyaman dan aroma kopi dari roastery-nya sendiri. Kopi manual brew dan dessert seperti Roti Bawang Putih Korea menjadi primadona yang wajib dicoba. Keunikannya terletak pada kombinasi kafe dengan toko aksesoris sepeda, menjadikannya tempat favorit para pesepeda. Namun, pengunjung disarankan untuk fokus pada kopi dan dessert, karena kualitas makanan utamanya dinilai kurang konsisten dan waktu tunggunya bisa sangat lama.

Jangan terkecoh dengan harganya yang super terjangkau! Az Bakery menawarkan roti berkualitas premium dengan harga mulai dari Rp6.000 saja. Berbeda dari toko roti biasa, tempat ini memiliki desain modern dua lantai yang luas dan nyaman untuk bersantai. Roti yang disajikan selalu hangat dan baru dipanggang setiap hari, dengan donat dan roti tawar gandum sebagai menu andalannya. Pastikan membawa uang tunai yang cukup, karena pembayaran di sini hanya menerima cash.