Loading...










Haidilao akhirnya hadir di Medan, membawa antusiasme besar sekaligus antrean panjang. Artikel ini mengupas tuntas plus minus pengalaman di cabang baru tersebut. Meskipun kualitas makanan seperti kuah Mala Susu tetap memuaskan, beberapa layanan ikonik seperti atraksi mi tarik justru absen karena suasana yang masih kacau. Sebelum berkunjung, temukan berbagai tips jitu di sini untuk menikmati hidangan lebih hemat dan menyiasati keramaian agar kunjungan tidak berakhir zonk.
Medan akhirnya punya Haidilao! Begitu beritanya keluar, timeline-ku langsung heboh. Tapi aku tetap meremehkan antusiasme orang Medan… Sampai di Deli Park, antreannya panjang banget, Anjay! Kayaknya lebih dari tiga putaran deh? Rasanya semua orang Medan lagi Nongkrong di sini. Pas lagi antre aku mikir, hotpot dewa macam apa sih yang sampai segitunya ditungguin? 🤔
Ini tips tulus dari hati yang aku rangkum buat kalian, buruan simpan!

Jangan terkecoh dengan namanya, City Ice Cream di Medan ternyata jagoan untuk urusan makanan berat. Tempat ini menonjolkan martabak gurih dengan kulit renyah sebagai menu andalannya, yang wajib dicoba bersama City Ice Coffee ukuran jumbo. Meskipun dessert seperti wafel dan fondue tetap menggoda, keunikan utamanya adalah suasana nyaman untuk nongkrong dan adanya area merokok indoor ber-AC yang langka di mal. Sebuah kafe ideal untuk bersantai sambil menikmati hidangan tak terduga.

Umi Seafood di Medan adalah warung legendaris yang terkenal dengan masakan rumahan Chinese-Indonesia lezat dan terjangkau. Dengan sistem tunjuk, pengunjung bisa memilih aneka lauk menggugah selera, termasuk Ayam Goreng Madu yang jadi favorit. Di balik harganya yang murah dan porsinya yang besar, artikel ini juga mengungkap 'jebakan' yang perlu diwaspadai, mulai dari pelayanan yang untung-untungan, tidak adanya daftar harga, hingga keraguan pada status kehalalannya. Sebuah pengalaman kuliner lokal yang penuh tantangan.

Artikel ini mengulas pengalaman unik makan di Rumah Makan Garuda, restoran Padang populer di Medan. Sorotan utamanya adalah penyajian "hidang", di mana puluhan piring lauk langsung memenuhi meja sesaat setelah duduk. Pengunjung diperingatkan untuk hanya menyentuh makanan yang ingin disantap karena sistem bayarnya per piring. Meskipun beberapa rasa dianggap standar, Ayam Penyet-nya menjadi juara yang wajib dicoba. Ulasan ini juga memberikan tips praktis agar tidak kaget dengan tagihan dan pertimbangan soal kebersihan.

Sebuah tempat makan baru di Medan menjadi viral karena antreannya yang panjang, menyajikan Saudi Fried Chicken dengan sentuhan Timur Tengah. Meskipun ayam gorengnya punya pro dan kontra, Nasi Kebuli yang kaya rempah justru menjadi bintang utamanya. Kombinasi unik ini ditawarkan dengan harga sangat terjangkau, sekitar Rp50.000 per orang untuk porsi besar. Dengan fasilitas ramah keluarga, tempat ini menawarkan pengalaman kuliner baru yang ramai diperbincangkan dan layak untuk dicoba, terutama bagi para pencari rasa autentik.