Loading...














Alice Jakarta di The Langham menawarkan pengalaman yang campur aduk di balik nama besar chef Michelin Tom Aikens. Restoran ini adalah surga bagi para pencari spot foto berkat interiornya yang mewah dan megah ala Eropa. Menu andalannya adalah paket afternoon tea, dengan scones yang disebut sebagai salah satu yang terenak di Jakarta. Namun, pengunjung disarankan untuk tidak berekspektasi tinggi pada hidangan utamanya yang dinilai biasa saja. Tempat ini lebih cocok untuk ngeteh cantik dan bersantai daripada makan berat.
Gara-gara nama besar chef Michelin Tom Aikens dan reputasi Langham Hotel, ekspektasi gue udah tinggi banget. Tapi setelah duduk dan nyobain semuanya, perasaannya gimana ya... agak campur aduk. 🤯
Gue rangkum beberapa poin penting nih, buat teman-teman yang mau ke sana:

Warung Turki di Kemang menawarkan pengalaman Timur Tengah yang imersif, bukan sekadar tempat makan. Dengan suasana Ottoman yang kental, lounge rooftop nyaman untuk bersantai sambil menikmati shisha, dan pertunjukan tari perut yang meriah di malam hari, tempat ini lebih menjual suasana. Meskipun hidangan kambingnya juara, beberapa menu seperti hummus dianggap mahal untuk porsinya. Ini adalah pilihan tepat untuk nongkrong seru bersama teman, namun kurang cocok jika tujuan utamanya adalah makan besar.

Setiabudi One adalah planet nongkrong bagi para pekerja kantoran di Kuningan. Dikenal sebagai "kantin" raksasa, tempat ini menawarkan surga kuliner dengan pilihan lengkap mulai dari masakan lokal, Jepang, hingga Barat. Dengan konsep semi-terbuka yang santai, Setiabudi One menjadi spot ideal untuk makan siang atau bersantai setelah jam kerja. Bukan hanya soal makanan, tempat ini juga dilengkapi bioskop dan supermarket, menjadikannya pusat aktivitas yang praktis dan serbaguna bagi para profesional di sekitarnya.

% Arabica Gunawarman memukau dengan desainnya yang minimalis dan bersih, menjadikannya spot Instagramable yang populer. Sambil menikmati kopi berkualitas seperti Spanish Latte, pengunjung bisa mengagumi mesin roasting raksasa yang menjadi pusat perhatian. Namun, artikel ini juga mengupas sisi lainnya: harga yang cukup tinggi dan beberapa kekurangan fasilitas yang signifikan. Tempat ini lebih ideal untuk kunjungan singkat demi foto dan kopi takeaway, bukan untuk bekerja atau nongkrong lama bersama teman-teman.

Meskipun Magal terkenal dengan rasa daging panggangnya, ulasan untuk cabang Pondok Indah ini mengungkap pengalaman yang campur aduk. Di satu sisi, beberapa hidangan seperti Samgyeopsal dan Japchae memang juara dan lezat. Namun, semua itu dibayangi oleh pelayanan yang sangat lambat, staf yang kewalahan, dan suasana yang pengap. Artikel ini membedah mana makanan yang patut dicoba dan mana yang tidak, serta memberikan tips agar tidak kecewa, termasuk saran pamungkas untuk mengunjungi cabang lain saja.