Loading...
















% Arabica Gunawarman memukau dengan desainnya yang minimalis dan bersih, menjadikannya spot Instagramable yang populer. Sambil menikmati kopi berkualitas seperti Spanish Latte, pengunjung bisa mengagumi mesin roasting raksasa yang menjadi pusat perhatian. Namun, artikel ini juga mengupas sisi lainnya: harga yang cukup tinggi dan beberapa kekurangan fasilitas yang signifikan. Tempat ini lebih ideal untuk kunjungan singkat demi foto dan kopi takeaway, bukan untuk bekerja atau nongkrong lama bersama teman-teman.
Setiap kali lewat % Arabica yang bangunannya sendiri di Gunawarman, Jakarta Selatan ini, pasti selalu dibikin kagum sama desainnya yang putih bersih dan minimalis banget. Bukan kayak kafe, lebih mirip galeri seni. Hari ini akhirnya masuk buat Nongkrong bentar, gimana ya bilangnya, perasaan gue agak campur aduk… 😅
Jadi, tempat ini worth it nggak sih buat didatengin? Saran gue sih:
Intinya, anggep aja tempat ini kayak"pop-up" coffee art space gitu. Dateng buat foto-foto, minum kopi, terus bisa langsung cabut ke tempat berikutnya. Jangan berharap terlalu tinggi sama fungsinya ya. 😉

Futago Ya di Blok M adalah tempat makan viral yang terkenal dengan antreannya yang panjang, namun memiliki ruang yang sangat sempit dan tidak cocok untuk nongkrong. Meskipun Creamy Miso Udon menjadi menu yang populer, rasanya dianggap *overhyped* dan cenderung membuat enek. Justru, Brisket Don menjadi penyelamat dengan daging empuk dan bumbu yang meresap sempurna. Jika ingin mencoba, disarankan untuk datang di luar jam sibuk dan langsung memesan menu nasi yang dinilai jauh lebih memuaskan.

Berlokasi di Blok M, Anjay adalah kafe tersembunyi dengan desain industrial loft yang menarik. Tempat ini menawarkan suasana tenang di siang hari dan berubah menjadi bar pada malam hari, lengkap dengan koktail kustom 'As You Wish'. Namun, fitur utamanya adalah area indoor yang ramah perokok, sehingga mungkin kurang nyaman bagi non-perokok. Meskipun kualitas makanan berat dan layanannya tidak menentu, tempat ini menjadi pilihan tepat bagi yang mencari tempat nongkrong dengan minuman dan camilan.

Temukan suasana izakaya cyberpunk ala Tokyo 80-an di Blok M, lengkap dengan lampu neon dan musik City Pop yang asyik untuk nongkrong. Meskipun suasananya juara, artikel ini mengingatkan bahwa menunya untung-untungan. Nikmati sate-satean andalan seperti Kawa Yakitori yang renyah, namun waspadai beberapa menu yang bisa mengecewakan. Tempat ini cocok bagi yang mencari atmosfer unik, dengan catatan harga cukup tinggi dan area indoor merupakan *smoking area* yang perlu dipertimbangkan.

The Edge di Kemang Icon menawarkan pemandangan rooftop spektakuler dengan infinity pool yang menghadap langit Jakarta, menjadikannya spot viral sempurna untuk menikmati sunset. Meski suasananya memukau dan sangat Instagramable, artikel ini mengulas bahwa di balik keindahannya, kualitas makanan yang disajikan terasa biasa saja dan tidak sepadan dengan harganya yang tinggi. Pengalaman pengunjung juga bisa beragam karena pelayanan yang inkonsisten, sehingga disarankan untuk datang demi pemandangan, bukan untuk pengalaman kulinernya.