Loading...












Bun Kopi Pahoman di Lampung memang menawarkan suasana taman hijau yang cantik dan sangat fotogenik, namun jangan terkecoh dengan rating tingginya. Di balik tampilannya yang viral, artikel ini mengungkap pengalaman buruk pengunjung: mulai dari pelayanan yang sangat lambat dan tidak ramah, hingga kualitas makanan yang mengecewakan seperti nasi goreng terlalu asin dan ayam yang keras. Kafe ini diperingatkan lebih cocok bagi mereka yang hanya ingin berfoto, bukan untuk menikmati hidangan yang lezat dan pelayanan memuaskan.
Guys, dengerin saran gue deh! Kalau kalian di Lampung nemu kafe namanya Bun Kopi Pahoman ini, terus keracunan sama foto-foto taman hijaunya yang cantik di mana-mana, please, tahan dulu!
Terus, mimpi buruknya pun dimulai.
✨ Siapa yang cocok ke sini?
Buat kalian yang cuma mau cari tempat foto-foto, nggak buru-buru, nggak lagi lapar, dan nggak punya ekspektasi apa-apa sama makanannya. Pemandangan tamannya emang lumayan oke sih, pesen aja Iced Americano paling simpel buat duduk-duduk aja.
💣 Siapa yang JANGAN PERNAH ke sini?
Kalian yang lagi kelaparan dan pengen makan beneran, yang nggak sabaran, dan yang peduli sama pelayanan dan rasa makanan. Please, dengerin aku, mending kabur! Jangan percaya sama ratingnya yang ketinggian itu!
Tips Penting:

OMA Backyard di Lampung menjadi sorotan sebagai tempat nongkrong 24 jam yang viral. Dengan desain industrial estetik yang fotogenik, tempat ini menawarkan makanan porsi besar dengan harga terjangkau, seperti Chicken Salted Egg-nya yang jadi andalan. Namun, popularitasnya membawa tantangan: keramaian luar biasa di jam sibuk, antrean panjang, dan parkir yang sulit. Pengalaman terbaik didapat dengan berkunjung di luar waktu puncak untuk menikmati suasananya yang unik tanpa harus berebut tempat duduk.

Jangan terkecoh dengan rating tinggi dan harga terjangkau Koka Ramen! Di balik kelezatan rasa ramen dan porsinya yang memuaskan, artikel ini mengungkap "jebakan" berupa pengalaman yang kurang menyenangkan. Pengunjung diperingatkan tentang masalah kebersihan yang serius, mulai dari meja lengket hingga kondisi dapur yang meragukan. Ditambah lagi dengan pelayanan yang sangat lambat dan tidak ramah, membuat tempat ini menjadi pilihan dilematis antara kenikmatan rasa dengan harga miring dan kenyamanan bersantap yang terabaikan.

Sebuah MIXUE di Lampung dengan rating Google 4.8 ternyata menyimpan pengalaman tak terduga. Artikel ini menceritakan insiden "zonk" saat memesan Strawberry Sundae takeaway yang hampir disajikan tanpa saus stroberi. Meskipun stafnya responsif, ini menjadi pengingat pentingnya memeriksa pesanan sebelum pergi. Selain itu, ulasan ini juga menyoroti lantai dua yang nyaman untuk nongkrong dan merekomendasikan Kiwi Fruit Tea yang menyegarkan sebagai pilihan yang lebih aman dan terjamin kenikmatannya.

Pempek 123, salah satu brand legendaris di Lampung, ternyata menawarkan pengalaman yang campur aduk. Artikel ini mengulas plus minus dari tempat makan terkenal ini. Di satu sisi, saus cuko kentalnya dinilai juara, begitu pula dengan kesegaran kuah tekwan serta rasa ikan pada pempek adaan dan kulit. Namun, di sisi lain, pelayanan yang kurang memuaskan dan harga yang dianggap kurang sepadan menjadi catatan penting. Tempat ini dinilai lebih cocok untuk membeli oleh-oleh daripada makan di tempat.