Loading...








Berlokasi di Blok M, Anjay adalah kafe tersembunyi dengan desain industrial loft yang menarik. Tempat ini menawarkan suasana tenang di siang hari dan berubah menjadi bar pada malam hari, lengkap dengan koktail kustom 'As You Wish'. Namun, fitur utamanya adalah area indoor yang ramah perokok, sehingga mungkin kurang nyaman bagi non-perokok. Meskipun kualitas makanan berat dan layanannya tidak menentu, tempat ini menjadi pilihan tepat bagi yang mencari tempat nongkrong dengan minuman dan camilan.

Lupakan antrean panjang di Maiku Tiramisu Blok M! Artikel ini mengulas cabang PIM 1 yang jauh lebih santai untuk menikmati tiramisu super lembut mereka. Varian rasa unik seperti Oreo dan Lotus Biscoff menjadi primadona dengan tekstur *creamy* yang tidak membuat enek. Keunikan lainnya adalah staf yang ramah dan proaktif menawarkan tester gratis, jadi pengunjung bisa mencoba sebelum membeli. Meski harganya sedikit premium, pengalaman dan rasanya sepadan untuk dicoba sebagai hadiah untuk diri sendiri.

Penasaran kenapa Bakerman selalu ramai hingga antre panjang? Sebagai pelopor tren croffle di Jakarta, aneka pastry-nya memang juara. Artikel ini menyoroti kelezatan Triple Cheese Croissant dan Egg Tart-nya yang wajib dicoba. Namun, ulasan ini juga memberi peringatan penting: hindari memesan main course dan kopi yang dianggap mengecewakan. Intinya, Bakerman adalah surga bagi pencinta roti, namun disarankan untuk melewatkan menu makanan beratnya agar kunjungan Anda tidak berakhir zonk.

Siapa sangka, di tengah riuhnya ITC Kuningan, nyempil sebuah toko roti cantik bergaya Paris yang viral karena aromanya. Keunikan utamanya adalah croissant almond raksasa seharga 40 ribuan yang ukurannya super besar dan sangat *worth it*. Artikel ini tidak hanya memuji roti dan kuenya yang lezat, tetapi juga memberikan ulasan jujur mengenai beberapa kekurangan seperti layanan yang tak menentu dan kualitas produk yang inkonsisten, lengkap dengan tips penting agar kunjunganmu lebih maksimal.

Kedai kopi ikonik dari film *Filosofi Kopi* ini menawarkan suasana industrial-retro yang estetik di Blok M. Walau kopinya terbilang standar, camilan seperti Cireng Salju justru menjadi primadona yang wajib dicoba. Namun, pengunjung harus siap dengan antrean panjang, suasana yang sangat ramai, dan ketiadaan fasilitas esensial seperti Wi-Fi dan toilet. Tempat ini lebih cocok untuk penggemar film yang ingin bernostalgia atau mampir berfoto, bukan untuk bekerja atau bersantai dalam waktu lama.