Loading...








Penasaran dengan EM Gelato yang viral di Blok M? Kedai mungil serba pink ini menawarkan rasa gelato premium yang otentik, dengan Pistachio sebagai jagoan utamanya. Meski rasanya juara, teksturnya lebih mirip es krim yang cepat meleleh dan porsinya terbilang kecil untuk harganya. Konsepnya yang *grab-and-go* membuat tempat ini kurang cocok untuk nongkrong, jadi siapkan kamera dan pembayaran non-tunai untuk langsung menikmati kelezatan hits ini di luar.
Soal rasa, emang beneran nggak kaleng-kaleng. Pas lagi antre aja udah kecium wangi cone waffle yang baru dipanggang, healing banget. Gue pilih dua rasa, cup kecil harganya 38 ribu:
Terus, tempatnya sempit banget sampai mau balik badan aja susah, kalau pas jam sibuk antre dan desak-desakan, pengalaman nikmatinnya jadi berkurang. Buat yang mau Nongkrong ngobrol sama teman di sini, gue saranin pikir-pikir lagi deh.
Terakhir, gue rangkumin beberapa info berguna buat kalian, buat teman-teman yang mau ke sana, buruan simpan!

Lupakan citra Es Teler 77 yang biasa ditemui di mal. Cabang Adityawarman ini menawarkan pengalaman berbeda dengan desain industrial modern yang luas, cocok untuk kumpul bareng teman atau keluarga. Artikel ini menyoroti porsi makanan utamanya yang jumbo dan terjangkau, seperti nasi goreng dan bakso. Namun, pembaca juga diperingatkan untuk bersiap menghadapi tantangan seperti AC yang kurang sejuk saat ramai dan pelayanan yang bisa sangat lambat, menjadikan tempat ini punya kelebihan dan kekurangan yang seimbang.

Tujuhari Coffee di Wijaya adalah surga tersembunyi bagi para digital nomad yang mencari tempat kerja nyaman. Dengan interior industrial yang luas, langit-langit tinggi, dan koneksi internet kencang, kafe ini menawarkan suasana tenang untuk produktivitas. Kunci untuk menikmati kunjungan di sini adalah dengan melewati kopi standar dan langsung memesan menu andalan seperti Peach Coffee yang segar atau Matcha Latte yang pekat. Namun, perlu diingat bahwa pilihan makanan berat sangat terbatas, menjadikannya lebih ideal untuk sesi minum kopi dan ngemil ringan.

Tersembunyi di Senopati, restoran ini menawarkan suasana privat yang nyaman dan interior Instagramable, cocok untuk kencan atau bersantai. Tempat ini menyajikan menu yang unik—beberapa hidangan menjadi favorit, sementara yang lain sebaiknya dihindari. Tiramisu-nya disebut sebagai juara utama yang wajib dicoba, bersama dengan Gnocchi yang lembut. Meskipun pengalaman bersantap bisa bervariasi, keunikan seperti layanan valet gratis menjadikannya pilihan menarik untuk dikunjungi demi suasana dan hidangan penutupnya yang istimewa.

Menemukan makanan terjangkau di SCBD kini bukan hal mustahil berkat Kedai Mie Tjap 1000 Tahun. Terletak di SCBD Park, kedai ini viral karena menu andalannya, Mie Ayam Chilli Oil, yang menggunakan mie kenyal buatan tangan. Meski ramai saat jam makan siang, tempat ini menawarkan suasana santai dan keunikan di mana pengunjung bisa bebas meracik bumbu tambahan sendiri. Sebuah pilihan menarik untuk makan siang hemat di tengah kawasan elit Jakarta yang terkenal mahal.