Loading...














Mamma Rosy adalah restoran Italia legendaris di Kemang yang terkenal dengan suasana santai dan *homey*, bukan *fine dining* yang kaku. Dengan nuansa taman tropis yang nyaman, tempat ini cocok untuk kumpul santai. Andalan utamanya adalah pasta *handmade* dengan porsi besar, seperti Ravioli Tartufo yang wajib dicoba. Namun, ulasan jujur ini juga menyoroti rasa yang terkadang keasinan dan Tiramisu yang kurang nendang, memberikan gambaran seimbang bagi calon pengunjung yang mencari pengalaman kuliner otentik.
Di Jakarta, restoran Italia itu persaingannya gila-gilaan, tapi nama Mamma Rosy, anak lama Jakarta pasti udah pernah denger. Katanya sih, yang punya itu mama asli dari Italia, jadi andalannya ya"rasa masakan rumah".
Jujur aja, sebelum ke sini ekspektasi gue tinggi banget, tapi sempet takut juga kalau ternyata cuma menang nama doang. Soalnya kan di Kemang, area yang isinya 'dewa-dewa' kuliner, bisa bertahan jadi restoran legendaris selama ini, pasti bukan kaleng-kaleng.
Dari luar kelihatannya biasa aja, tapi pas masuk langsung “Wow”! Tempatnya luas banget, suasananya kayak campuran taman tropis Bali sama furnitur retro Indonesia, nyaman dan Chill banget. Sama sekali bukan tipe Fine Dining yang kaku, jadi mau Nongkrong ngobrol sama teman atau makan bareng keluarga juga santai banget.
Pas duduk, langsung ke intinya aja, pasta handmade-nya wajib pesen!
Terakhir, ini bagian paling penting, gue rangkumin beberapa tips berguna buat teman-teman yang mau ke sana:

Siapa sangka, di tengah riuhnya ITC Kuningan, nyempil sebuah toko roti cantik bergaya Paris yang viral karena aromanya. Keunikan utamanya adalah croissant almond raksasa seharga 40 ribuan yang ukurannya super besar dan sangat *worth it*. Artikel ini tidak hanya memuji roti dan kuenya yang lezat, tetapi juga memberikan ulasan jujur mengenai beberapa kekurangan seperti layanan yang tak menentu dan kualitas produk yang inkonsisten, lengkap dengan tips penting agar kunjunganmu lebih maksimal.

Restoran AYCE Gogrill-ah! menawarkan paket barbeku dan shabu-shabu dengan harga sangat terjangkau di Jakarta Selatan. Andalannya adalah beragam pilihan daging marinasi dan seafood seperti udang dan cumi. Namun, bersiaplah untuk pengalaman unik: suasana yang sangat ramai, penuh asap, dan panas, layaknya makan di dalam 'sauna'. Tempat ini sangat cocok bagi yang mencari makan kenyang dengan budget terbatas, namun kurang ideal bagi yang mengutamakan kenyamanan saat bersantap.

Lucky Cat Coffee & Kitchen adalah kafe 24 jam yang viral berkat interior industrial dan pohon ikoniknya yang fotogenik. Namun, di balik popularitasnya, artikel ini mengungkap pengalaman yang campur aduk. Meskipun selalu ramai, kafe ini dikritik karena kualitas kopi dan makanan yang buruk, harga yang mahal, serta suasana yang gerah dan tidak nyaman. Pada akhirnya, tempat ini lebih cocok dianggap sebagai spot foto larut malam daripada destinasi kuliner, terutama saat pilihan lain sudah tutup.

1/15 Coffee di Kemang adalah spot hits yang terkenal dengan interiornya yang sangat fotogenik, mengingatkan pada kafe-kafe di Melbourne. Dengan desain minimalis dan cahaya alami melimpah, tempat ini memang juara untuk berfoto. Namun, artikel ini mengupas sisi lain: kualitas makanan dan kopi yang tidak selalu memuaskan. Sorotan utamanya adalah pelayanan yang dingin dan kaku, serta kebijakan dapur yang tidak fleksibel terhadap pelanggan dengan alergi, membuat tempat ini lebih direkomendasikan bagi pencari estetika visual daripada pengalaman kuliner yang hangat.