Loading...












Penasaran dengan AUCE Kongkow di Makassar yang punya rating tinggi dan selalu ramai? Artikel ini mengungkap realita di baliknya. Meskipun harganya sangat murah, pengalaman makan di sini ternyata penuh tantangan: ruangan panas dan berasap, buffet yang sering kosong, serta pelayanan yang lambat. Ulasan ini menyoroti perjuangan mendapatkan makanan di tengah konsep 'all you can eat', memberikan gambaran jujur bagi calon pengunjung yang tidak ingin hanya tergiur oleh popularitas dan harga miringnya.
OK, gue harus banget ngomongin tempat makan di Makassar yang satu ini. AUCE Kongkow, di Google Maps review-nya udah 2000+, ratingnya 4.6, katanya sih AYCE murah paling hits di sana. Di depan pintunya selalu antre panjang, isinya anak muda, keluarga, rame banget, kelihatannya menarik banget, kan? Gue salah satu yang ketipu sama suasananya… Anjay, hasilnya susah dijelasin. 🤦♀️
Kalau kamu tetap mau coba tantangannya, simpen baik-baik tips penyelamat ini:
Jadi, menurut kalian tempat ini Mantap atau zonk parah? Yuk, ngobrol di kolom komentar! 👇

Tempat nongkrong di Makassar ini menawarkan dilema menarik bagi pengunjungnya. Dengan desain interior yang sangat keren, suasana asyik, serta banyak spot foto Instagramable, kafe ini menjadi favorit anak muda. Minuman dan makanannya pun dipuji lezat dengan harga yang ramah di kantong. Namun, di balik semua kelebihannya, pengunjung harus siap menghadapi suhu ruangan yang sangat panas karena pendingin udara yang tidak berfungsi optimal. Tempat ini sempurna untuk visual dan rasa, tapi kurang ideal bagi yang mengutamakan kenyamanan.

Meskipun tempatnya sempit, panas, dan selalu ramai, Warung Coto Amir Khan disebut-sebut menyajikan Coto Makassar paling mantap. Keunikan utamanya terletak pada kuah kental kaya rempah yang tidak berminyak serta daging dan jeroan yang empuk hingga lumer di mulut. Pengunjung bahkan bisa memilih sendiri isiannya, mulai dari daging, babat, hingga otak sapi. Pengalaman makan di sini adalah tentang mengesampingkan kenyamanan demi semangkuk coto legendaris yang sepadan dengan perjuangannya.

Makan di Sushi Tei Trans Studio Makassar ternyata seperti membuka kotak misteri. Meskipun rating Google-nya tinggi, artikel ini mengungkap pengalaman yang naik turun. Di satu sisi, ada salad segar yang memuaskan, namun di sisi lain ada insiden fatal seperti chicken katsu yang disajikan mentah. Kualitas makanan dan pelayanan yang tidak stabil menjadi sorotan utama, memberikan gambaran nyata bagi pengunjung agar tidak berekspektasi terlalu tinggi dan bisa memanfaatkan tips promo ulang tahun yang ditawarkan.

Tersembunyi di sebuah gang kecil Pecinan Makassar, Kedai Kopi Phoenam menawarkan pengalaman ngopi yang seolah membawa pengunjung kembali ke era 1940-an. Dengan interior jadul dan suasana otentik, tempat ini adalah mesin waktu bagi para pencari nuansa klasik. Nikmati paduan legendaris Kopi Susu dari biji Toraja dan Roti Kaya panggang dengan harga yang sangat terjangkau. Meskipun parkir bisa menjadi tantangan, cita rasa dan atmosfer tempo dulunya membuat tempat ini wajib dikunjungi untuk sebuah pengalaman yang berbeda.