Loading...






Houma adalah sebuah *listening bar* trendi di Jakarta Selatan yang menawarkan pengalaman unik bagi para pecinta musik. Dengan suasana retro 90-an yang intim, keunikan utamanya adalah pojok khusus di mana pengunjung bisa memilih dan menikmati koleksi piringan hitam melalui headphone. Tempat ini menjadi destinasi ideal untuk bersantai sambil menikmati musik berkualitas dan minuman, meskipun pilihan makanannya dianggap kurang sepadan dengan harganya yang cukup tinggi. Pastikan untuk melakukan reservasi sebelum datang.
Belakangan ini timeline lo penuh sama bar bernama Houma ini nggak sih? Katanya sih ini"Listening Bar" paling Chill di Jakarta Selatan, dengan piringan hitam retro + musik live, foto-fotonya estetik banget, bikin mupeng satu per satu. Setiap teman gue yang gaul kayaknya udah janjian buat check-in di sana.
Karena lagi viral banget, masa iya gue nggak coba datengin? Jujur aja, sebagai anak Jaksel veteran Nongkrong, gue selalu agak skeptis sama tempat-tempat viral kayak gini...
Suasana sebagus apa pun, perut tetap harus diisi. Gue lihat-lihat menunya, harganya ya... Jaksel banget lah. Gue pesan beberapa menu yang lagi viral buat coba-coba:
Oke, ngomel-ngomelnya udahan dulu, buat teman-teman yang mau ngerasain suasananya, simpan baik-baik beberapa saran tulus ini, dijamin pengalaman lo bakal makin oke!
Secara keseluruhan, kalau lo pecinta musik dan lagi cari tempat berkelas buat minum sambil dengerin lagu, tempat ini jelas pilihan yang pas. Tapi kalau tujuan utamanya buat kulineran, atau cari yang harganya sepadan banget, hmm... mungkin harus pikir-pikir lagi deh. 🤷♀️

Di balik kontainer hitam tersembunyi di area Blok M, terdapat sebuah restoran Jepang dengan interior mewah yang kontras. Tempat ini menawarkan pengalaman unik dengan menu andalan sate bakar arang (yakitori) dan sashimi segar berkualitas premium. Meskipun kualitas makanannya dipuji, bersiaplah untuk merogoh kocek dalam karena harganya yang sangat tinggi—bahkan semangkuk nasi bisa mencapai 80 ribu rupiah. Porsinya yang kecil lebih cocok untuk menikmati cita rasa otentik daripada untuk makan hingga kenyang.

Mad Grass di Cipete, Jakarta Selatan, bukanlah sekadar restoran vegan biasa, melainkan sebuah ruang komunitas yang santai. Dengan halaman belakang yang luas dan suasana yang asyik, tempat ini menjadi destinasi nongkrong yang unik. Menu andalannya, Mushroom Burger, memiliki cita rasa juara yang dijamin akan membuat para pecinta daging sekalipun takluk. Selain itu, tempat ini juga sangat pet-friendly, menjadikannya pilihan sempurna untuk bersantai bersama teman dan hewan peliharaan kesayangan di akhir pekan.

Warung Turki di Kemang menawarkan pengalaman Timur Tengah yang imersif, bukan sekadar tempat makan. Dengan suasana Ottoman yang kental, lounge rooftop nyaman untuk bersantai sambil menikmati shisha, dan pertunjukan tari perut yang meriah di malam hari, tempat ini lebih menjual suasana. Meskipun hidangan kambingnya juara, beberapa menu seperti hummus dianggap mahal untuk porsinya. Ini adalah pilihan tepat untuk nongkrong seru bersama teman, namun kurang cocok jika tujuan utamanya adalah makan besar.

Meskipun memiliki ulasan tinggi, restoran trendi di Jakarta ini menawarkan pengalaman yang kontras. Di satu sisi, hidangan seperti Wagyu Beef Dry Ramen dan Buffalo Cauliflower-nya disebut-sebut sebagai penyelamat suasana hati karena rasanya yang luar biasa. Namun, pengunjung perlu mempersiapkan diri untuk pelayanan yang tidak konsisten dan cenderung cuek. Suasananya yang fotogenik seringkali ramai, sehingga disarankan untuk fokus pada menu andalan dan mengabaikan drama pelayanan demi pengalaman kuliner yang memuaskan.