Loading...






Artikel ini mengulas pengalaman makan yang sangat mengecewakan di Holycow!, restoran steak yang dulu legendaris. Meskipun harganya mencapai ratusan ribu, kualitas steaknya dinilai merosot tajam, dengan tekstur yang alot "seperti sandal karet" dan penggunaan daging Meltique. Selain pelayanan lambat dan masalah kebersihan yang parah, satu-satunya hal yang masih bisa dinikmati hanyalah saus jamurnya. Restoran ini dianggap hanya menjual kenangan masa lalu dengan kualitas yang tak lagi sepadan dengan harganya.
Guys, sumpah deh! Sebagai veteran di dunia steak Jakarta, Holycow! dulu itu tempat Nongkrong andalan aku pas baru dateng. Tapi kunjungan kali ini di Cilandak Town Square, mood-ku beneran kayak naik roller coaster, dari puncak ekspektasi langsung anjlok ke dasar jurang…🎢
Begitu duduk aja udah kerasa ada yang aneh, mejanya goyang-goyang, lampunya remang-remang kayak lagi syuting film horor, nuansa retronya ini agak kelewatan nggak sih? Udaranya kayak ngasih vibe "bosnya udah lama nih nggak modalin buat renovasi". Temenku sampai bercanda, katanya suasananya ini ngusung tema "Creepy". 😂
Intinya, tempat yang dulu legendaris, sekarang cuma jadi jualan kenangan aja. Mau ke sana atau nggak, terserah kalian.

Penasaran dengan pengalaman buffet di The Ritz-Carlton Jakarta? Tempat ini menawarkan pengalaman makan mewah dengan pemandangan skyline SCBD yang spektakuler, sangat cocok untuk perayaan spesial. Meskipun bukan surga bagi pencari variasi makanan yang melimpah, beberapa menu andalannya seperti Truffle Cauliflower dan Ice Cream Bar-nya wajib dicoba. Ulasan jujur ini mengungkap sisi plus dan minusnya, serta memberikan tips kapan waktu terbaik untuk berkunjung agar pengalaman bersantap jadi maksimal dan tidak mengecewakan.

Spot fotogenik di Senopati ini menawarkan interior mewah retro yang memukau, sempurna untuk berfoto. Namun, untuk pengalaman kuliner yang memuaskan, pengunjung perlu cermat memilih menu. Hidangan andalan seperti Singaporean Chili Oil Noodle dan Fettuccine Truffle Mushroom wajib dicoba, bersama aneka pastry renyah. Sebaiknya hindari Poured Tiramisu yang dianggap kurang sepadan. Keunikan utamanya adalah fasilitas ramah Muslim, dengan seluruh menu halal dan musholla yang sangat nyaman, menjadikannya pilihan tepat untuk berkumpul santai.

Fūjin membawa suasana izakaya otentik khas Tokyo yang ramai, lengkap dengan pertunjukan masak teppanyaki yang seru. Tempat ini cocok untuk bersantai sambil menikmati hidangan andalan seperti Saikoro Steak yang empuk dan Chicken Nanban yang renyah. Namun, perlu diperhatikan bahwa suasananya sangat berasap karena merokok diperbolehkan di semua area. Selain itu, beberapa menu dinilai memiliki porsi kecil dan kualitas yang tidak selalu konsisten, menjadi pertimbangan penting sebelum berkunjung ke bar yang sedang viral ini.

Meskipun viral di media sosial dengan antrean panjang, artikel ini mengulas pengalaman yang pro dan kontra di The Misoa Story. Menu andalannya, seperti Original dan Mala Misoa, dinilai memiliki rasa yang kurang kuat dan tidak sepadan dengan ekspektasi. Di tengah suasana ramai dan pelayanan yang menjadi sorotan, justru camilan hekeng yang menjadi kejutan lezat. Ulasan ini menyimpulkan bahwa hype yang ada mungkin tidak sebanding dengan pengalaman bersantap secara keseluruhan, terutama setelah menunggu lama.