Loading...








Mie Bandung Kejaksaan 1964 yang legendaris kini hadir di Samarinda, menawarkan pengalaman makan mi dengan harga premium yang bisa mencapai 100 ribu per orang. Artikel ini mengulas apakah harganya sepadan dengan rasa. Meskipun Mie Yamin Manis andalannya punya tekstur kenyal yang mantap, rasa keseluruhannya dianggap tidak terlalu istimewa. Pengunjung juga perlu waspada dengan harga yang tidak ada di menu dan waktu tunggu yang sangat lama, menjadikannya lebih cocok untuk yang mencari suasana daripada nilai.
Di menu ternyata polosan, nggak ada harganya sama sekali. Pas nengok ke layar kecil di atas kasir, buset... semangkuk mi ayam biasa aja harganya langsung 70 ribu. Anjay! Harga segitu di Samarinda udah bisa buat Chill di mal kali, ya?
Sini, aku kasih beberapa tips jujur, buat teman-teman yang mau mampir, dengerin ya:
Jadi, siapa yang cocok makan di sini? Buat kamu yang mentingin suasana, nggak terlalu mikirin harga, dan punya nostalgia sama nama besar "legendaris Bandung", boleh lah mampir buat coba. Tapi kalau kamu tipe "pejuang hemat" yang cari *value for money* terbaik, yah... kamu paham lah maksudnya. 🤷♀️

Meskipun tanpa AC dan penuh asap rokok, Warung Kopi Pelabuhan di Samarinda tetap menjadi legenda sejak 1970. Daya tarik utamanya terletak pada pengalaman otentik yang ditawarkan. Tempat ini adalah "ruang tamu kota" bagi warga lokal, yang terkenal dengan Kopi Susu beraroma arang yang khas dan Roti Bakar Srikaya buatan sendiri. Suasananya yang sederhana dan ramai justru menjadi keunikan yang membuat pengunjung terus kembali untuk menikmati kombinasi klasik yang tak lekang oleh waktu.

Tersembunyi di dalam sebuah vihara di Samarinda, Fortunate Coffee menawarkan pengalaman bersantap vegetarian yang unik dengan pemandangan kota dari atas bukit. Kafe ini berhasil mematahkan stigma makanan vegetarian yang membosankan, terutama dengan menu andalannya, sate vegetarian, yang memiliki cita rasa dan aroma sangat mirip daging asli. Dilengkapi suasana tenang dan camilan lezat seperti jamur krispi, tempat ini menjadi pilihan ideal untuk bersantai atau berkumpul bersama teman, baik bagi vegetarian maupun pecinta daging yang penasaran.

My Kopi O! di Samarinda menjadi perbincangan karena menawarkan *vibe* yang sangat memikat, lengkap dengan dekorasi berkelas dan *live music* setiap malam yang membuat suasana jadi super asyik. Namun, di balik atmosfernya yang juara, artikel ini menyoroti kualitas makanan dan pelayanan yang seringkali untung-untungan. Pengalaman bersantap di sini diibaratkan seperti membuka *blind box*: bisa sangat memuaskan dengan menu andalan, atau justru mengecewakan. Tempat ini cocok bagi yang mencari suasana, bukan kesempurnaan kuliner.

Meskipun hanya warung tenda sederhana di pinggir jalan Samarinda yang ramai, Nederland Martabak menawarkan cita rasa yang luar biasa. Tempat ini terkenal dengan Terang Bulan (martabak manis) yang super lembut dengan isian melimpah, serta Martabak Telur yang renyah dan gurih. Di balik kesederhanaannya, warung kaki lima yang selalu ramai ini menyimpan kejutan besar: rencana untuk membuka cabang internasional pertamanya di Den Haag, Belanda, membuktikan bahwa rasa otentiknya siap mendunia.