Loading...














Omerta Koffie di Medan adalah sebuah kedai kopi tersembunyi tanpa papan nama yang didedikasikan untuk para pencinta kopi sejati. Jauh dari kesan kafe modern, tempat ini menawarkan pengalaman ngopi tanpa basa-basi dengan fokus pada manual brew berkualitas dari biji kopi lokal. Suasananya retro, hangat, dan terasa seperti markas komunitas. Dengan area merokok penuh dan tanpa AC, tempat ini lebih cocok untuk mereka yang mencari kopi berkarakter dan obrolan otentik, bukan sekadar tempat berfoto.
Serius deh, tempat ini jelas bukan buat semua orang. Kalau lo dateng buat foto-foto OOTD atau cari tempat tenang buat kerja, mending langsung skip aja. Gue bantu rangkumin deh poin-poin yang mungkin bikin lo ilfeel:

Jangan terkecoh dengan tampilan luarnya yang sederhana. Roastery tersembunyi di Medan ini adalah surga bagi para pencinta kopi sejati. Dengan mesin roasting besar sebagai pusat perhatian, tempat ini memanjakan pengunjung dengan aroma kopi yang pekat dan otentik. Selain menyajikan kopi lokal yang kuat seperti Sidikalang, keunggulan utamanya adalah pilihan biji kopi yang sangat beragam dari berbagai daerah, menjadikannya tempat sempurna untuk berburu oleh-oleh kopi berkualitas bagi para penggemar kopi yang serius.

Vcontinental di Delipark Mall Medan menawarkan pengalaman yang tak terduga. Meskipun memiliki rating Google tinggi dan desain mewah, pengunjung mungkin akan dikejutkan dengan pelayanan yang lambat dan isu kebersihan yang dipertanyakan. Namun, di balik itu, beberapa hidangan andalannya seperti Gordon Blue Steak dan pasta justru mendapat pujian. Mengunjungi tempat ini serasa membuka kotak kejutan; bisa mendapat pengalaman kuliner yang luar biasa, atau justru sebaliknya. Sebuah pertaruhan antara pelayanan buruk dengan makanan yang berpotensi lezat.

RM. Kembang Rasa di Medan menawarkan tempat yang sangat luas dan estetik, menjadikannya surga bagi para pencari spot foto Instagramable. Suasananya yang nyaman sangat cocok untuk nongkrong santai. Namun, di balik keindahannya, pengunjung perlu bersabar ekstra karena pelayanannya yang sangat lambat dan porsi makanannya yang terbilang kecil. Kualitas rasa makanannya pun tidak konsisten, sehingga tempat ini lebih direkomendasikan untuk bersantai dan berfoto daripada untuk pengalaman kuliner yang memuaskan, terutama saat sedang lapar.

Artikel ini mengulas pengalaman makan di Nelayan, sebuah restoran legendaris di Medan yang ternyata tidak sesuai ekspektasi. Alih-alih bernostalgia, pengunjung justru dihadapkan pada suasana yang ramai dan pengap, pelayanan yang agresif, serta kualitas makanan yang mengecewakan dengan harga mahal. Di antara berbagai hidangan yang kurang memuaskan, seperti dimsum berminyak dan pancake durian beku, justru nasi goreng seafood yang sederhana menjadi satu-satunya hidangan penyelamat. Pengalaman ini mempertanyakan apakah reputasi legendarisnya masih relevan saat ini.