Loading...












Chicory di Menteng menjadi perbincangan hangat berkat croissant-nya yang disebut-sebut terbaik di Jakarta. Kelezatan croissant-nya yang renyah di luar namun lembut di dalam memang tak terbantahkan, begitu pula dengan omelette-nya yang istimewa. Namun, bersiaplah untuk suasana yang ramai dan sempit, serta harga yang terbilang premium. Tempat ini lebih cocok untuk menikmati hidangan secara singkat daripada bersantai, mengingat fasilitas seperti Wi-Fi dan colokan tidak tersedia, menjadikannya tempat untuk fokus pada kelezatan menunya.
Se-Jakarta lagi heboh bilang croissant-nya Chicory itu No. 1, gue jadi mikir, emang se-ajaib itu? Akhir pekan sengaja bangun pagi-pagi buat mampir ke Menteng buat buktiin sendiri. Hasilnya... ada yang bikin seneng, ada juga yang bikin kaget, dompet sama mood jadi naik turun kayak roller coaster. 🎢
Jujur aja, harganya emang harga sultan banget, satu sandwich aja harganya 210 ribu, gue cuma bisa bilang makasih banyak deh. Tapi demi croissant legendaris itu, gue tetep gas!
Porsinya juga kecil, dibandingin sama harganya yang selangit, bisa dibilang soal性价比 (value for money) itu nggak ada di sini. Bener-bener murni bayar buat bahan baku berkualitas tinggi dan rasa yang premium. 🤑
Buat temen-temen yang mau mampir, dengerin saran gue deh, biar nggak salah langkah:

Cloud Lounge menyuguhkan pemandangan 360 derajat Jakarta dari lantai 49 yang spektakuler, ideal untuk berfoto saat matahari terbenam. Namun, lupakan obrolan romantis; tempat ini lebih mirip kelab malam outdoor dengan musik yang sangat kencang. Meskipun Tiramisu dan Wagyu-nya patut dicoba, kualitas menu lainnya tidak menentu dan harganya mahal. Pengunjung juga perlu waspada terhadap kebijakan minimum charge yang tinggi dan pelayanan yang kurang memuaskan, menjadikan pengalaman di sini sangat untung-untungan.

Caspar Jakarta menawarkan pengalaman visual memukau dengan desain mewah karya Bill Bensley dan hidangan dari chef berlatar Michelin. Namun, review ini menyoroti pengalaman yang campur aduk. Di satu sisi, Tarta de Queso-nya disebut sebagai salah satu yang terbaik dan wajib dicoba. Di sisi lain, kualitas menu utama seperti Paella tidak konsisten dan pelayanan yang kurang memuaskan menjadi kelemahan utama. Tempat ini lebih cocok untuk menikmati suasana bar yang trendi sambil menyantap hidangan penutup istimewa.

Jangan terkecoh dengan harga birnya yang selangit! The Back Room di Pullman Hotel Jakarta menyimpan permata tersembunyi: seorang bartender ahli bernama Teguh yang siap meracik cocktail spesial sesuai seleramu. Lupakan menu dan biarkan dia berkreasi. Dengan suasana tenang dan elegan yang jauh dari kebisingan, tempat ini adalah surga bagi para pencinta cocktail yang mencari pengalaman minum unik dan personal. Namun, para penggemar bir mungkin perlu berpikir dua kali sebelum memesan di sini.

Temukan permata kuliner tersembunyi di Jakarta Utara! Sebuah restoran Pakistan autentik yang berlokasi di dalam hotel kecil ini berhasil meraih rating sempurna di Google. Dikelola langsung oleh pemilik asal Lahore, tempat ini menyajikan hidangan rumahan yang memanjakan lidah. Jangan lewatkan Chicken Masala dengan kuah kentalnya dan Aloo Paranthas yang empuk. Uniknya, Nasi Goreng di sini juga juara! Suasananya kecil tapi nyaman dengan pelayanan ramah, membuat pengunjung serasa bersantap di rumah teman.