Loading...




Jangan terkecoh dengan lokasinya yang tersembunyi di gang sempit dan suasananya yang ramai. Bubur Ayam Sultan justru menyajikan kelezatan tak terduga melalui menu andalannya: bubur ayam tanpa kuah. Dengan dasar bubur yang sudah gurih dan kaya rasa, serta topping melimpah, bubur ini membuktikan slogan “Mewah tanpa Kuah”. Artikel ini mengulas mengapa rasa ‘sultan’ tersebut sepadan dengan segala kekurangannya dan merekomendasikan pemesanan online untuk pengalaman terbaik.
Jujur, deh, kalau bukan karena IG gue diserbu postingan soal tempat ini, pas lagi nyetir di gang Palembang yang sempitnya bikin ragu sama hidup dan hampir aja mau putar balik, gue pasti bakal kelewatan tempat ini. Pintu masuknya penuh sama abang-abang Ojol, meja di dalam berantakan, dan cuma ada satu mbak-mbak yang sibuk. Kesan pertamanya, gimana ya bilangnya, agak Anjay……🙄
OK, gue tarik lagi omongan gue tadi. Bubur ini, bukan kaleng-kaleng!
Gue rangkumin beberapa tips jujur buat kalian, buat teman-teman yang mau coba, catat baik-baik ya:

Nikmati pengalaman unik di kafe terapung Palembang yang menawarkan pemandangan sunset Jembatan Ampera yang menakjubkan. Tempat ini bukan hanya menjual suasana; menu andalannya seperti Kopi Kesuma dan Ubi Manis goreng ternyata patut dicoba. Meskipun pemandangannya juara, pengunjung perlu bersiap dengan cuaca panas di area tepi sungai dan suasana yang terkadang kurang kondusif karena tidak ada kipas angin. Datanglah sore hari untuk mendapatkan momen terbaik di atas Sungai Musi yang memukau ini.

Warkop Agam di Palembang adalah tempat legendaris yang terkenal karena dua hal kontras: mie gorengnya yang luar biasa nikmat dan pelayanannya yang terkenal jutek. Meskipun pengunjung harus siap mental menghadapi pelayanan yang "untung-untungan", kelezatan mie goreng dengan aroma wok hei yang khas membuat banyak orang rela kembali. Tempat ini buka 24 jam dan selalu ramai, menjadi favorit semua kalangan, dari mahasiswa hingga pejabat, untuk nongkrong santai kapan saja sambil menikmati hidangan andalannya.

Meskipun memiliki rating Google yang tinggi, artikel ini mengulas pengalaman makan yang mengecewakan di sebuah restoran AYCE K-BBQ di Palembang. Alih-alih menikmati sajian daging melimpah, pengunjung justru dihadapkan pada kenyataan pahit: stasiun makanan yang sering kosong, waktu tunggu isi ulang yang sangat lama, dan suasana panas tanpa AC yang memadai. Dengan harga terjangkau, pengalaman makan di sini lebih terasa seperti perjuangan yang melelahkan daripada sebuah kenikmatan, sangat kontras dengan citra promosinya di media sosial.

Brasserie Bakery di Palembang dikenal sebagai surga bagi para pencinta roti, menawarkan aneka roti wangi dan empuk dengan harga sangat terjangkau. Varian seperti Roti Kulit Nangka dan Swiss Roll menjadi favorit banyak orang. Namun, artikel ini menyoroti kontras tajam antara kelezatan produknya dengan pelayanan yang terkenal buruk dan tidak ramah. Pengalaman di toko roti ini benar-benar menguji kesabaran, menempatkan pengunjung dalam dilema antara rasa yang mantap dan servis yang menyebalkan.