Loading...
Tersembunyi di dalam Hotel Monopoli Kemang, The Room bukanlah klub malam pada umumnya. Sesuai namanya, tempat ini menawarkan suasana intim layaknya sebuah ruangan pribadi yang remang-remang. Dengan musik yang tidak terlalu bising, The Room lebih cocok menjadi lounge untuk mengobrol santai hingga larut malam bersama teman. Tempat ini adalah pilihan ideal bagi mereka yang mencari suasana *chill* dan bukan *dance floor* yang ramai, menjadikannya destinasi "Plan B" yang pas saat berada di area Kemang.
Setiap kali lewat Hotel Monopoli di Kemang, gue cuma tau buat lari ke rooftop-nya aja, dan beneran nggak sadar kalau di dalamnya ada Club tersembunyi namanya"The Room". Weekend kemarin gue diajak teman ke sana, jujur aja gue agak ragu, Club yang ada di dalam hotel, jangan-jangan tempatnya jadul banget lagi? 🤔
Pas masuk, gue baru sadar, hmm... gimana ya ngomongnya, tempatnya emang beneran cuma sebuah"Room". Ruangannya nggak besar, lampunya remang-remang, musiknya nyala tapi nggak sampai bikin budek, lebih mirip Lounge yang ukurannya agak gede. Orangnya sih lumayan banyak, kebanyakan anak muda yang ngumpul bareng teman-temannya, kayaknya ini jadi tempat Nongkrong tengah malam buat warga sekitar dan tamu hotel.
Suasananya tipikal tempat kumpul anak muda Jakarta banget, semua pada ngobrol dan minum-minum bareng, suasananya lebih Chill, nggak banyak yang joget. Kalau lo mau cari tempat buat ngobrol sama teman-teman sampai larut malam, dan nggak mau ke tempat yang terlalu berisik, di sini bolehlah jadi pilihan.
Jujur ya, tempat ini agak nanggung. 😅
Dibilang jelek juga nggak, soalnya ini itungannya Club beneran, seenggaknya lo bisa punya tempat buat nongkrong sampai malam. Tapi kalau dibilang bagus banget, ya nggak juga. Pengalaman gue di sini ya cuma satu kata:"biasa aja". Nggak ada yang spesial, tapi nggak ada yang jelek banget juga. Gue cek rating Google-nya cuma 3.7, kayaknya itu menjelaskan semuanya.
Siapa yang cocok ke sini?
Siapa yang mending skip aja?
Intinya, anggap aja tempat ini sebagai Plan B kalau lagi di Kemang malam-malam. Kalau tempat lain penuh atau lo malas jalan jauh, ke sini buat duduk-duduk aja masih oke lah. Tapi kalau sengaja datang ke sini? Nggak perlu banget. Anjay

St. Ali di Setiabudi adalah surga bagi para pencinta kopi, menawarkan racikan kopi berkualitas Melbourne yang disebut sebagai salah satu yang terbaik di Jakarta. Namun, siapkan diri untuk konsep semi-outdoor tanpa AC yang cukup panas. Meskipun kopinya istimewa, kualitas makanan yang inkonsisten, harga premium, dan ketiadaan Wi-Fi menjadi pertimbangan penting. Tempat ini lebih ideal untuk menikmati kopi nikmat secara singkat daripada untuk bekerja atau nongkrong berlama-lama di tengah cuaca terik.

Menemukan gelato yang manisnya pas dan tidak bikin enek? Kios gelato di Pacific Place ini bisa jadi jawabannya. Berbeda dari gelato kebanyakan, tempat ini menawarkan rasa yang lebih otentik dan segar, cocok bagi yang tidak terlalu suka manis. Varian seperti Mango Sorbet yang murni dan Choco Roche yang pekat menjadi andalan. Bahkan cone-nya pun unik dengan rasa yang tidak terlalu manis. Meski hanya berupa kios tanpa tempat duduk, gelato ini sempurna untuk dinikmati sambil jalan atau dibawa pulang.

Basil di Talavera Office Park adalah jawaban bagi yang bosan dengan makan siang CBD yang monoton. Dengan suasana santai dan konsep ruang terbuka, restoran ini mematahkan stereotip tempat makan kantor yang kaku. Menunya menawarkan perpaduan hidangan Barat dan Indonesia dengan presentasi menarik dan rasa yang memuaskan. Tempat ini ideal untuk makan siang bisnis maupun sekadar nongkrong santai, meski disarankan menghindari jam puncak untuk pelayanan yang lebih cepat.

Levant Boulangerie adalah bistro populer bergaya Prancis di Jakarta Selatan yang selalu ramai. Tempat ini merupakan surga bagi pencinta pastry, dengan Brioche French Toast dan Canelé legendarisnya yang wajib dicoba. Meski begitu, pengunjung disarankan untuk berhati-hati saat memesan main course, karena kualitasnya cenderung tidak konsisten. Intinya, datanglah untuk menikmati suasana santai dan aneka roti serta dessert-nya yang juara, namun jangan menaruh ekspektasi tinggi pada hidangan utamanya.