Loading...






Chop Buntut Makassar yang viral ini menyajikan hidangan Indonesia dengan rasa juara, terutama Sop Buntut-nya yang memiliki kuah kental dan daging super empuk. Porsinya yang besar dan kelezatan Nasi Goreng Cabe Hijau juga menjadi daya tarik utama. Namun, keunggulan rasa ini berbanding terbalik dengan pelayanannya yang sangat lambat dan tidak ramah. Isu kebersihan dan suasana yang kurang nyaman juga menjadi catatan penting, menciptakan pengalaman makan yang campur aduk bagi pengunjung.
Guys, jujur aja ya, lain kali kalau mau cari tempat makan di Indonesia, rating tinggi di Google kayak 4.8 itu beneran cuma bisa dipercaya setengahnya aja…
Kali ini di Makassar, niatnya mau cari masakan Indonesia yang otentik buat Nongkrong, eh langsung naksir sama brand waralaba Chop Buntut Makassar ini. Liat review-nya, wih, pada muji-muji banget, tapi perasaan gue setelah makan di sana... gimana ya, campur aduk, rasanya gatel pengen curhat.
Oke, pujiannya udah, sekarang gue mau mulai ngomel. Seenak apa pun makanannya, nggak bakal bisa nutupin pengalaman yang nyebelin ini!
Jadi, tempat ini sebenernya layak dikunjungi atau nggak? Saran dari gue:
Kalau beneran pengen banget makan di sini, nih, gue kasih beberapa tips jitu:

Coto Maros adalah destinasi kuliner autentik di Makassar yang menjadi favorit warga lokal. Meskipun berlokasi di warung pinggir jalan sederhana, tempat ini menyajikan coto dengan kuah kental kaya rempah yang juara. Pengunjung perlu tahu bahwa porsinya sangat mini untuk harga 24 ribu, sehingga disarankan memesan lebih dari satu. Keunikannya, kuah dan aneka topping seperti daun bawang bisa ditambah sepuasnya secara gratis. Tempat ini cocok bagi pencari rasa asli yang tidak terlalu mementingkan suasana.

Tempat nongkrong di Makassar ini menawarkan dilema menarik bagi pengunjungnya. Dengan desain interior yang sangat keren, suasana asyik, serta banyak spot foto Instagramable, kafe ini menjadi favorit anak muda. Minuman dan makanannya pun dipuji lezat dengan harga yang ramah di kantong. Namun, di balik semua kelebihannya, pengunjung harus siap menghadapi suhu ruangan yang sangat panas karena pendingin udara yang tidak berfungsi optimal. Tempat ini sempurna untuk visual dan rasa, tapi kurang ideal bagi yang mengutamakan kenyamanan.

DAWAI COFFEE di Makassar adalah sebuah "alun-alun" komunitas yang buka 24 jam, bukan sekadar kedai kopi biasa. Tempat ini menawarkan ruang yang sangat luas dengan beragam area duduk dan harga terjangkau, menjadikannya surga bagi pejuang deadline dan mereka yang ingin kumpul lama. Meskipun layanan bisa sangat lambat dan kualitas rasa tidak selalu konsisten, suasananya yang santai dan serbaguna membuatnya tetap menjadi pilihan favorit untuk nongkrong tanpa menguras kantong di Makassar.

Warung Ayam Goreng Ibu Tini di Makassar menawarkan pengalaman kuliner yang unik dan legendaris. Meskipun terkenal dengan ayam goreng kampungnya, daya tarik utamanya justru terletak pada menu pendamping seperti sate ayam dan sambalnya yang juara. Pengunjung harus bersiap dengan beberapa keunikan: tidak ada daftar harga pada menu dan pembayaran wajib menggunakan uang tunai. Kombinasi rasa lezat dengan harga premium yang bisa membuat ‘kaget’ ini menjadikannya tempat yang ramai namun penuh kejutan.