Loading...








El Asador, steakhouse legendaris di Kemang, kini menawarkan pengalaman yang untung-untungan. Kualitas steak yang menjadi andalannya tidak lagi konsisten—terkadang empuk dan juicy, namun tak jarang alot dan mengecewakan. Meskipun begitu, tempat ini tetap punya daya tarik, seperti mashed potato super creamy yang jadi favorit banyak orang dan suasana hangat dari panggangan kayu bakarnya. Datanglah untuk menikmati suasana dan hidangan pendampingnya, namun jangan berekspektasi terlalu tinggi pada menu utamanya.
Jujur ya, setiap kali ada teman datang ke Jakarta dan nanya makan steak di mana, yang pertama kali muncul di kepala gue itu El Asador. Tempat ini udah buka bertahun-tahun di Kemang, udah kayak surga banget buat pencinta daging kayak gue. Tapi belakangan ini review-nya anjlok, banyak fans lama yang ngeluh katanya dagingnya udah gak enak lagi. Masa sih? Gak mungkin lah, pikir gue. Harus datang langsung buat buktiin!
Kalau kamu tetap mau coba peruntungan, atau cuma kangen sama mashed potato-nya, simpan baik-baik panduan ini:

Mencari live house dengan sound system jempolan di Jakarta? KRAPELA di Jakarta Selatan bisa jadi jawabannya. Tempat ini menawarkan pengalaman nonton konser yang nyaman dengan AC dingin dan kualitas audio jernih yang memanjakan telinga. Selain menjadi surga bagi para pencinta musik indie, KRAPELA juga dikenal dengan kolaborasi minuman uniknya dan suasana komunitas yang kuat lewat acara amal. Lokasinya yang strategis di dekat stasiun MRT Blok M menjadi nilai tambah bagi para pengunjung yang mencari hiburan berkualitas.

Jangan terkecoh dengan pintu masuknya yang tersembunyi di Gunawarman. Di baliknya, terdapat sebuah dive bar otentik dengan suasana liar dan energik. Dinding penuh stiker, musik rock kencang, dan malam karaoke Kamis yang legendaris menjadi daya tarik utamanya, tempat semua orang bernyanyi bersama. Meski ruangannya sempit dan penuh asap, bar ini adalah surga bagi mereka yang mencari pelarian seru dan tidak masalah dengan keramaian atau tempat yang sesak untuk melepas penat.

Jangan terkecoh dengan nama besar Burger King, karena artikel ini mengungkap pengalaman mengecewakan di cabangnya di Kuningan City. Kualitas makanan menjadi sorotan utama, dengan keluhan porsi yang menyusut, burger kering, hingga kentang goreng yang terasa aneh. Bukan hanya itu, pelayanan yang sangat lambat dan tidak ramah, ditambah biaya tersembunyi seperti pajak dan kantong belanja, membuat kunjungan terasa tidak menyenangkan. Satu-satunya nilai plus yang disebutkan hanyalah es krim sundae yang harganya terjangkau.

Mamma Rosy adalah restoran Italia legendaris di Kemang yang terkenal dengan suasana santai dan *homey*, bukan *fine dining* yang kaku. Dengan nuansa taman tropis yang nyaman, tempat ini cocok untuk kumpul santai. Andalan utamanya adalah pasta *handmade* dengan porsi besar, seperti Ravioli Tartufo yang wajib dicoba. Namun, ulasan jujur ini juga menyoroti rasa yang terkadang keasinan dan Tiramisu yang kurang nendang, memberikan gambaran seimbang bagi calon pengunjung yang mencari pengalaman kuliner otentik.