Loading...














Mencari oleh-oleh autentik di Samarinda? Kedai Roomys adalah jawabannya. Toko roti legendaris ini merupakan favorit warga lokal sejak kecil, menawarkan suasana 'jadul' yang homey. Sorotan utamanya adalah Roti Sisir yang super lembut, jajanan asin seperti Sosis Solo dan Risol Mayo yang isiannya melimpah, serta dessert unik Lumpur Surga. Dengan cita rasa klasik berkualitas, tempat ini menjadi pilihan tepat untuk merasakan kuliner asli Samarinda atau membawanya pulang sebagai buah tangan yang berkesan.
Tapi nggak tahan direkomendasiin terus sama teman Lokal, katanya ini toko legendaris tempat mereka jajan dari kecil. Akhirnya gue nekat ke Kedai Roomys dengan pikiran, "Yaudah lah, kalau zonk anggap aja apes."
Hasilnya? Anjay! Hampir aja kelewatan harta karun!
Toko ini bukan tipe kafe kekinian yang heboh doang, penampilannya sederhana banget. Tapi begitu masuk, langsung kecium wangi mentega dan panggangan yang khas, auto adem. Tempatnya bersih dan rapi, suasananya super homey, banyak keluarga Lokal yang datang rombongan buat belanja.
🍞 Andalan Mereka: Roti Sisir
🥟 Duo Jagoan Snack Asin
🍮 Dessert "Surga" (Lumpur Surga)
Balik lagi ke masalah harga yang dialami teman gue, gue sengaja perhatiin, dan harga di toko ini jelas kok terpampang. Pas gue bayar juga nggak ada masalah. Mungkin emang kebetulan aja ada staf yang kurang pengalaman kali ya? Tapi pas bayar, mending kalian cek lagi struknya buat jaga-jaga.

Temukan sebuah warung Jawa tersembunyi di Samarinda yang menyajikan cita rasa otentik khas Jogja. Jangan lewatkan menu andalannya, Ayam Bacem Bakar, yang super empuk dengan perpaduan manis gurih, serta Gudeg yang rasanya seperti pulang kampung. Tempat sederhana ini adalah permata lokal sejati, menawarkan porsi besar dengan harga terjangkau. Bukti pamungkasnya? Konon, Sultan Jogja sendiri pernah mampir untuk bersantap di sini, menjadikannya tempat yang wajib dikunjungi bagi para pencari kuliner otentik.

My Kopi O! di Samarinda menjadi perbincangan karena menawarkan *vibe* yang sangat memikat, lengkap dengan dekorasi berkelas dan *live music* setiap malam yang membuat suasana jadi super asyik. Namun, di balik atmosfernya yang juara, artikel ini menyoroti kualitas makanan dan pelayanan yang seringkali untung-untungan. Pengalaman bersantap di sini diibaratkan seperti membuka *blind box*: bisa sangat memuaskan dengan menu andalan, atau justru mengecewakan. Tempat ini cocok bagi yang mencari suasana, bukan kesempurnaan kuliner.

Kordinat Cafe di mal Samarinda adalah tempat nongkrong dengan suasana juara. Ruangnya luas, fotogenik, dan dilengkapi live music malam hari, cocok untuk kumpul-kumpul atau perayaan. Namun, kualitas makanannya bisa jadi untung-untungan, layaknya *gacha*. Sementara Choco Mousse-nya sangat direkomendasikan, hidangan utama seperti steak atau pizza performanya tidak konsisten. Tempat ini lebih cocok bagi mereka yang memprioritaskan suasana dan siap dengan kejutan rasa pada makanannya.

Tigris Cafe di Samarinda memikat dengan suasana 'Bali Kecil' yang Instagramable dan menu lezat berporsi besar. Namun, artikel ini mengungkap sisi kontrasnya: pengalaman buruk akibat pelayanan yang sangat lambat, staf yang tidak ramah, hingga masalah operasional lainnya. Ulasan ini menyoroti pertaruhan antara menikmati suasana yang indah dan risiko menghadapi layanan mengecewakan yang dapat merusak momen. Pengunjung diajak mempertimbangkan apakah estetika tempat sepadan dengan perjudian pada kualitas servis yang tidak konsisten.