Loading...








Meskipun viral dengan rating tinggi, ulasan ini mengungkap sisi lain dari Sambal Bakar. Iga Bakarnya memang diakui sebagai menu juara yang sangat lezat, namun pengalaman bersantap dinodai oleh masalah kebersihan yang serius pada fasilitas seperti wastafel dan toilet. Selain itu, porsi makanan yang kecil, sambal yang terlalu asin, dan pelayanan yang lambat menjadi catatan penting. Artikel ini menjadi panduan bagi yang penasaran, menyoroti bahwa rasa enak tidak selalu diimbangi dengan kenyamanan dan kebersihan tempat.
Sambal Bakar yang lagi viral banget di internet, di Google ada 4300+ ulasan dengan rating tinggi 4.8, dan pihak resminya bahkan ngaku udah melayani lebih dari 5,5 juta pelanggan[8], siapa yang nggak penasaran lihat ginian? Tapi guys, aku baru aja duduk udah pengen cabut.
Bukan karena makanannya nggak enak, tapi karena aku mau cuci tangan, eh ternyata wastafelnya kalau nggak rusak ya kotor[5], pemandangannya itu... susah dijelasin deh, ekspektasi ke tempat ini langsung hancur berantakan. 🤦♀️
Yaudah lah, karena udah terlanjur di sini, nikmatin aja, lagian kan niatnya emang buat makan. Cara pesannya sih lumayan modern, tinggal scan QR code di meja buat pesan sendiri[6], terus bayar di kasir.
Kita pesan beberapa menu andalannya:
Iga Bakar (烤肋排): Yang ini wajib dikasih jempol! Beneran juaranya di antara semua. Daging iganya empuk banget, bumbunya meresap, ditarik dikit langsung lepas dari tulang, rasanya beneran Mantap![1] Pantesan jadi andalan.
Ayam Bakar (烤鸡): Ini juga enak, daging ayamnya empuk, bumbunya bener-bener meresap sampai ke dalam[2], dimakan bareng nasi dan Sambal, Anjay enaknya kebangetan.
Tapi! Plot twist-nya nih. Buat Sambal-nya yang jadi nyawa hidangannya, aku agak sedikit kecewa, rasanya cenderung asin[3], dan minyaknya juga kebanyakan, lama-lama jadi enek. Terus soal porsinya, beneran deh kayak 'porsi diet'[4], aku yang cewek aja makannya masih kurang, cowok mungkin harus pesan dua porsi kali ya.
Jujur ya, rasa makanannya sih oke, tapi pengalaman makannya jadi ancur gara-gara fasilitas dan detail yang parah. Toiletnya itu, aku bahkan nggak mau inget-inget lagi, kotor dan tua banget, beberapa sudutnya bahkan udah lumutan[5], percaya nggak? Sebagai brand franchise sebesar ini, perawatan fasilitasnya kayak gini tuh nggak banget deh.
Pelayanannya juga lelet banget[7], kalau datang pas jam sibuk, siap-siap aja Nongkrong nunggu setengah hari. Satu paket harganya 30-40 ribuan, nggak mahal sih, tapi kalau digabungin sama porsi dan lingkungan yang bikin bete, soal harga jadi... ya gitu deh. 🤷♀️
Kalau kamu tetap mau coba Iga Bakar-nya, dengerin saranku dulu:

El's Coffee Roastery Lampung memukau dengan arsitektur modern yang megah dan suasana industrial yang fotogenik, menjadikannya "kebanggaan Lampung". Kualitas kopinya diakui profesional dan beberapa menunya, seperti Beef Steak, patut dicoba. Namun, di balik kemegahannya, artikel ini menyoroti masalah utama pada pelayanan yang sangat lambat. Pengunjung disarankan untuk bersiap menunggu lama, terutama saat ramai, dan menghindari beberapa menu yang kurang memuaskan seperti spaghetti dan cocktail agar pengalaman berkunjung tetap menyenangkan.

Mencari pempek otentik Palembang di Lampung dengan suasana berbeda? Tempat ini menawarkan pengalaman unik dengan interior modern dan bersih layaknya kafe. Jangan lewatkan Pempek Kulit yang digoreng garing hingga renyah. Namun, bersiaplah untuk tantangan utamanya: saus cuko yang hanya tersedia dalam satu level kepedasan super nampol. Sebuah destinasi wajib bagi para pencari sensasi pedas yang ingin menikmati rasa ikan yang asli dan kuat dalam setiap gigitan.

Fore Coffee Bandar Lampung menawarkan suasana sejuk dan hijau yang pas untuk bekerja atau bersantai, dengan menu andalan seperti Butterscotch Sea Salt Latte yang lezat. Namun, artikel ini tidak hanya memuji, tetapi juga mengulas jujur beberapa kekurangannya yang signifikan, mulai dari pengalaman parkir yang kurang menyenangkan hingga fasilitas toilet yang terbatas. Ulasan ini memberikan tips praktis agar kunjungan tetap nyaman dan terhindar dari hal-hal tak terduga, menjadikannya panduan penting sebelum Anda berkunjung.

Restoran Padang ini menawarkan pengalaman kuliner yang kontras. Di balik antrean yang terkadang kacau, tersimpan sajian otentik dengan harga terjangkau yang membuat pengunjung rela kembali. Juara utamanya adalah ayam goreng balut telur yang renyah di luar namun tetap juicy, serta rendang kaya rempah yang meresap sempurna. Meskipun tempatnya luas, pengunjung perlu bersiap dengan suasana ramai dan kebijakan merokok di dalam ruangan. Kenikmatan rasanya benar-benar sepadan dengan segala kekurangannya.