Loading...






TOMORO COFFEE sedang viral berkat promo kopi 9 ribu untuk pengguna baru. Artikel ini memberikan ulasan jujur tentang pengalaman nongkrong di sana, dari kelebihan hingga kekurangannya. Kafenya menawarkan kopi Arabika berkualitas dengan tempat yang nyaman dan banyak colokan. Namun, ada beberapa catatan penting yang perlu diperhatikan, seperti koneksi Wi-Fi yang kurang stabil untuk WFC dan parkiran yang terbatas. Ulasan ini cocok bagi yang ingin tahu seluk-beluk TOMORO sebelum berkunjung agar tidak kecewa.
Belakangan ini timeline-mu penuh sama TOMORO COFFEE, kan? Rasanya tiba-tiba aja udah ada di mana-mana di Jakarta. Pas banget lagi lewat yang di Percetakan Negara, iseng buka aplikasi, eh, ternyata pengguna baru cuma bayar 9 ribu rupiah buat segelas kopi. Promo kayak gini kalau nggak dimanfaatin, nyesel banget! Tanpa pikir panjang, langsung aja aku masuk.😂
Pas masuk, kesannya oke juga, tempatnya lumayan luas dan terang, simpel dan bersih. Ada tempat duduk di dalam dan di luar, colokannya juga banyak. Kelihatan banget disiapin buat kita-kita para "digital nomad" yang suka buka laptop di mana aja. Udah paling pas deh buat Nongkrong!
Oke, setelah puji-puji, sekarang giliran minusnya. Walaupun kopinya enak, ada beberapa hal ini yang kamu harus tahu biar nggak kecewa:
Seperti biasa, ini dia tips penting buat kalian, biar nggak zonk, baca ini aja:

Terletak di sebuah bangunan kolonial yang megah, Bungarampai menawarkan suasana fine dining yang mewah dan sangat fotogenik, ideal untuk acara-acara spesial. Artikel ini mengulas pengalaman yang campur aduk: meski penyajian hidangan Indonesianya artistik, rasanya dinilai standar dan tidak sepadan dengan harganya yang sangat mahal. Pengunjung juga diperingatkan tentang potensi harga yang berbeda pada menu bahasa Inggris, menyoroti bahwa tempat ini lebih mengutamakan suasana dan presentasi daripada cita rasa otentik.

Meskipun terkenal sebagai kafe viral, Common Grounds di FX Sudirman menyimpan kejutan. Tempat ini memanjakan pencinta kopi dengan manual brew profesional dan menu andalan seperti Shakshouka serta pastries yang lezat. Namun, jangan terkecoh untuk bekerja di sini! Kafe ini sengaja tidak menyediakan Wi-Fi dan memiliki sinyal seluler yang buruk. Ditambah pelayanan yang kurang efisien dan batas waktu duduk, tempat ini lebih cocok untuk makan cepat daripada nongkrong santai atau WFC.

Bagi para pencinta rock klasik, bar legendaris di Jakarta ini menawarkan perjalanan waktu ke era 80-an. Meskipun lokasinya tersembunyi dan suasananya penuh asap, daya tarik utamanya adalah penampilan live band veteran yang membawakan musik rock dengan energi membara. Tempat ini jauh dari kesan mewah, mengedepankan atmosfer santai dan apa adanya. Pengunjung datang untuk menikmati musik berkualitas, minuman khas yang kuat, dan nuansa nostalgia yang kental, menjadikannya surga bagi para rocker sejati yang tidak neko-neko.

Djournal Coffee di Grand Indonesia menawarkan pengalaman yang serba untung-untungan. Meskipun suasananya nyaman dengan interior kayu yang hangat, tempat ini seringkali sangat ramai sehingga sulit mencari tempat duduk. Kualitas kopi dan pelayanannya pun tidak konsisten, bisa memuaskan atau justru mengecewakan. Namun, Almond Croissant-nya menjadi primadona yang wajib dicoba. Keunikan lainnya adalah pengunjung bisa memesan makanan berat dari People's Cafe di sebelahnya, menjadikannya pilihan praktis jika kebetulan sedang berada di area tersebut.