Loading...










Fusia di Surabaya menawarkan pengalaman makan masakan Indonesia yang cocok untuk keluarga dan rombongan. Sorotan utamanya adalah Nasi Bakar yang lezat serta kremesan dan sambal gratis yang bisa diisi ulang sepuasnya, menjadikan porsinya yang besar semakin memuaskan. Meskipun menyediakan area bermain anak, kondisinya sudah agak tua dan kurang terawat. Kualitas beberapa menu juga bisa tidak konsisten, sehingga disarankan untuk fokus pada hidangan andalan mereka untuk pengalaman bersantap terbaik bersama orang terdekat.
Setiap kali janjian makan sama teman atau keluarga di Surabaya, yang paling bikin pusing itu kalau anak-anak nggak bisa anteng, satu sesi makan jadi kacau balau. Jadi, pas aku dengar ada restoran masakan Indonesia namanya Fusia, yang rasanya otentik dan juga punya area bermain anak, langsung deh mataku berbinar! 😍
Tapi setelah aku coba sendiri ke sana, aku cuma bisa bilang, plus minusnya kelihatan banget. Dengar deh, aku ceritain pelan-pelan.
Secara keseluruhan, tempat ini masih layak banget buat dicoba, terutama buat orang-orang tertentu. Ini dia saran tulus dari aku:

Boncafé, steakhouse legendaris di Surabaya, menawarkan lebih dari sekadar nostalgia. Artikel ini mengupas tuntas apakah rasanya sepadan dengan reputasinya. Meskipun steak sapinya dinilai kurang konsisten, menu ayamnya justru menjadi primadona, terutama Spring Chicken dengan atraksi api yang spektakuler di meja. Dengan suasana yang selalu ramai dan ramah keluarga, tempat ini sangat cocok untuk acara kumpul-kumpul besar, namun kurang ideal bagi mereka yang mencari suasana makan yang tenang dan intim.

Soto Ambengan Pak Sadi adalah destinasi kuliner legendaris di Surabaya yang telah bertahan lebih dari 50 tahun. Keistimewaan utamanya terletak pada bubuk Koya—bumbu gurih dari kerupuk udang—yang bisa ditambahkan sepuasnya oleh pengunjung. Bubuk ajaib inilah yang menjadi kunci kenikmatan, mengubah kuah soto bening menjadi kental dan kaya rasa. Nikmati sensasi otentik soto ayam Lamongan di warung sederhana yang selalu ramai dan penuh dengan suasana nostalgia ini.

Meskipun Hotel Goldvitel di Surabaya menawarkan pemandangan kota yang menakjubkan, artikel ini mengulas pengalaman menginap yang jauh dari ekspektasi bintang empat. Sorotan utamanya adalah masalah kebersihan kamar yang buruk, bau apek, dan tingkat kebisingan parah yang mengganggu waktu tidur. Selain itu, fasilitas lain seperti sarapan yang ala kadarnya dan kolam renang yang kurang terawat juga menjadi catatan penting. Ulasan ini memperingatkan bahwa kenyamanan dan kualitas hotel ini tidak sepadan dengan harga dan ratingnya.

Restoran di Surabaya ini adalah surga bagi mahasiswa yang mencari tempat nongkrong ramah kantong. Dengan andalan bakmi seharga 11 ribuan untuk makan di tempat, tempat ini menawarkan ruang super luas dengan banyak pilihan area duduk. Fasilitas seperti colokan listrik juga tersedia, ideal untuk belajar atau bekerja. Tak hanya mie, pengunjung bisa menikmati menu lain seperti dimsum hingga gelato lezat, menjadikannya pilihan lengkap untuk bersantai seharian tanpa menguras dompet.