Loading...












Membantah anggapan Kalimantan hanya soal hutan, restoran legendaris di Samarinda ini menyajikan kuliner yang tak terlupakan. Menu andalannya, Kepiting Asap, hadir dengan presentasi unik dalam bungkusan aluminium foil. Keistimewaannya terletak pada bumbu kental kaya rempah yang rasanya disebut mirip Rendang, menciptakan sensasi baru menyantap seafood. Pengalaman bersantap semakin lengkap dengan lebih dari enam jenis sambal gratis yang bisa dinikmati sepuasnya, menjadikannya destinasi wajib bagi para pencari rasa autentik dan unik.
Setiap kali ada temen-temen yang nanya ke gue di Kalimantan bisa ngapain aja, gue suka bingung mau jawab apa. Selain hirup udara segar dan liat orangutan, kayaknya nggak ada lagi yang bisa direkomendasiin... Sampai akhirnya, demi tempat ini, gue sengaja terbang ke Samarinda.
Ini dia bintang utamanya! Pas pelayannya bawa bungkusan aluminium foil yang gembung ke meja, temen-temen gue yang ikut langsung kaget. Anjay! Niat banget penyajiannya! Begitu dibuka, aroma rempah dan santan yang kental langsung meledak, air liur langsung netes gak karuan.
OK, setelah puji-pujian, sekarang kita ngomongin yang jujur-jujuran. Buat nikmatin kepiting ini, ada harga yang harus dibayar juga.
Pertama, soal harga. Harganya di Samarinda itu udah masuk level "sultan" lah. Kita berdua pesen beberapa menu aja, totalnya hampir 1 juta Rupiah, dompet emang agak nangis sih. Tapi jujur aja, mengingat ukuran dan kualitas kepitingnya, menurut gue sih masih sepadan sama harganya.
Terakhir, ini gue kasih rangkuman tipsnya, ambil aja, nggak usah makasih!
✍️ Tips Biar Nggak Nyesel:
👍 Poin Plus:

Mie Bandung Kejaksaan 1964 yang legendaris kini hadir di Samarinda, menawarkan pengalaman makan mi dengan harga premium yang bisa mencapai 100 ribu per orang. Artikel ini mengulas apakah harganya sepadan dengan rasa. Meskipun Mie Yamin Manis andalannya punya tekstur kenyal yang mantap, rasa keseluruhannya dianggap tidak terlalu istimewa. Pengunjung juga perlu waspada dengan harga yang tidak ada di menu dan waktu tunggu yang sangat lama, menjadikannya lebih cocok untuk yang mencari suasana daripada nilai.

Jangan terkecoh dengan namanya, Kampung Kecil justru menawarkan suasana makan megah layaknya istana yang bahkan pernah dikunjungi Presiden Jokowi. Restoran ini menyajikan masakan Sunda lezat dengan harga yang benar-benar 'merakyat'. Dengan pilihan duduk di saung lesehan yang cocok untuk kumpul ramai-ramai, tempat ini menjadi pilihan tepat untuk merasakan pengalaman 'rasa raja' tanpa menguras kantong. Sedikit tips, kenakan pakaian yang rapi untuk pengalaman terbaik dan datanglah lebih awal karena tidak ada reservasi.

Restoran Indonesia di Samarinda ini menawarkan pengalaman makan dengan interior mewah dan pemandangan Jembatan Mahakam yang menawan. Menu andalannya, Nasi Kendil, menjadi sorotan utama karena porsinya yang super besar dan cita rasa rempahnya yang kaya. Suasananya yang privat menjadikannya pilihan tepat untuk kencan atau makan keluarga. Namun, pengunjung perlu waspada dengan potensi AC yang kurang dingin dan waktu penyajian makanan yang cenderung lama, sehingga kurang cocok jika datang dalam keadaan sangat lapar.

Meskipun hanya warung tenda sederhana di pinggir jalan Samarinda yang ramai, Nederland Martabak menawarkan cita rasa yang luar biasa. Tempat ini terkenal dengan Terang Bulan (martabak manis) yang super lembut dengan isian melimpah, serta Martabak Telur yang renyah dan gurih. Di balik kesederhanaannya, warung kaki lima yang selalu ramai ini menyimpan kejutan besar: rencana untuk membuka cabang internasional pertamanya di Den Haag, Belanda, membuktikan bahwa rasa otentiknya siap mendunia.