Loading...










Kafe di Cikini ini adalah surga bagi para pencari nostalgia dengan dekorasi mainan 80-90an dan menu kreatif seperti Putu Latte serta Brisket Tongseng. Suasananya yang tenang di siang hari sangat cocok untuk bekerja atau bersantai. Namun, pengunjung perlu waspada: lewat pukul 5:30 sore, seluruh area, termasuk indoor, berubah menjadi smoking area. Tempat ini menawarkan pengalaman unik dengan pelayanan yang ramah, namun dengan catatan penting bagi non-perokok yang ingin berkunjung di malam hari.

Martabak Orins dikenal viral karena penyajiannya yang unik seperti pizza, tidak dilipat sehingga ideal untuk dibagikan. Namun, ulasan ini menyoroti pengalaman seorang penggemar lama yang merasa kualitasnya menurun. Dengan harga premium, isian Martabak Telur andalannya dinilai tidak sekonsisten dan semelimpah dulu. Artikel ini juga mengingatkan bahwa gerai utamanya lebih cocok untuk takeaway karena tempatnya yang kecil dan sangat ramai, bukan untuk makan di tempat dengan nyaman.

Lupakan sejenak hiruk pikuk Jakarta di Grand Indonesia, sebuah destinasi yang lebih dari sekadar pusat perbelanjaan. Dengan area East dan West Mall yang luas, pengunjung dapat menjelajahi interior bergaya Eropa yang fotogenik hingga menikmati instalasi seni budaya di Galeri Indonesia Kaya. Menjadi surga kuliner dengan pilihan makanan tak terbatas, mal ini menawarkan pengalaman lengkap untuk menghabiskan waktu seharian tanpa merasa bosan, menjadikannya tempat pelarian sempurna di tengah kota.

Meskipun terkenal sebagai kafe viral, Common Grounds di FX Sudirman menyimpan kejutan. Tempat ini memanjakan pencinta kopi dengan manual brew profesional dan menu andalan seperti Shakshouka serta pastries yang lezat. Namun, jangan terkecoh untuk bekerja di sini! Kafe ini sengaja tidak menyediakan Wi-Fi dan memiliki sinyal seluler yang buruk. Ditambah pelayanan yang kurang efisien dan batas waktu duduk, tempat ini lebih cocok untuk makan cepat daripada nongkrong santai atau WFC.

Monarki Coffee di Tanah Abang menawarkan suasana industrial yang nyaman untuk bekerja dan nongkrong, dengan makanan lezat berharga terjangkau. Kafe tiga lantai ini punya area indoor yang tenang hingga rooftop untuk menikmati senja. Namun, di balik kelebihannya, pengunjung sering mengeluhkan pelayanan staf yang kurang ramah dan minuman yang terlalu manis. Artikel ini mengupas tuntas pengalaman dilematis tersebut, lengkap dengan tips agar kunjungan ke kafe ini tetap menyenangkan meski ada beberapa kekurangan yang cukup signifikan.