Loading...












BART di Artotel menawarkan pemandangan kota yang memukau dan suasana modis, menjadikannya tempat yang pas untuk berfoto. Meskipun cocktail dan makanannya, seperti pasta jamur, mendapat pujian, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Musik live yang sangat kencang membuat obrolan menjadi sulit, dan area merokok yang terbuka mungkin tidak nyaman bagi sebagian orang. Dengan harga premium, tempat ini lebih cocok untuk menikmati suasana ramai dan musik daripada untuk percakapan santai yang intim.
Guys, siapa yang ngerti sih! Pengen cari tempat buat nongkrong sama bestie sambil liat pemandangan malam, eh malah keracunan sama BART di rooftop-nya hotel Artotel ini. Gimana ya bilangnya, suasananya sih dapet banget, tapi kuping gue juga hampir pecah… 🤯
Jadi, kalian rela nahan musik yang bikin budek demi cocktail yang mantap ini nggak? Yuk, ngobrol di kolom komentar! 👇

Penasaran dengan gelato Oma Elly yang viral di Grand Indonesia? Artikel ini mengulas pengalaman antre panjang untuk mencicipi puluhan rasa uniknya, dengan Pistachio sebagai andalan yang wajib dicoba. Di balik rasanya yang dipuji, ulasan ini juga menyoroti beberapa kekurangan seperti porsi yang kecil, tidak adanya tempat duduk, dan tekstur yang cepat meleleh. Deskripsi jujur ini membantu pembaca menimbang apakah hype sepadan dengan pengalaman yang didapat sebelum memutuskan untuk ikut antre berjam-jam.

Spectrum di Fairmont Jakarta menawarkan pengalaman buffet yang lebih seru dan berbeda dari biasanya. Selain menyajikan aneka daging premium berkualitas tinggi seperti Tomahawk steak, keunikan utamanya adalah menu Indomie Lobster yang tak terduga. Kombinasi kreatif antara cita rasa lokal dan bahan mewah ini menjadi daya tarik utama. Dengan suasana yang mewah namun tetap santai serta adanya malam tematik khusus, tempat ini menjadi pilihan istimewa untuk merayakan momen spesial atau sekadar memanjakan diri dengan santapan berkelas.

Penasaran dengan antrean panjang Venchi? Artikel ini mengulas tuntas apakah gelato premium asal Italia ini sepadan dengan harganya. Temukan ulasan jujur mengenai rasa andalannya yang super lezat, seperti Pistachio dan Dark Chocolate, yang disebut sebagai salah satu yang terbaik. Namun, bersiaplah untuk merogoh kocek cukup dalam dan kemungkinan besar tidak mendapatkan tempat duduk. Baca selengkapnya untuk mengetahui apakah pengalaman ini benar-benar *worth it* sebelum kamu ikut mengantre.

TUKU di GBK menjadi sorotan karena antreannya yang luar biasa panjang. Lebih dari sekadar kedai kopi, tempat ini merupakan pusat nongkrong dengan *vibes* 'anak Jaksel' yang kental, lengkap dengan musik dan suasana yang hidup. Meskipun Kopi Susu Tetangga-nya menjadi primadona, artikel ini juga membahas sisi minusnya, seperti keramaian ekstrem yang membuat sulit mencari tempat duduk. Ulasan ini menimbang apakah pengalaman unik tersebut sepadan dengan perjuangan mengantre di tengah lautan manusia yang padat.