Loading...






Luc Up di Sunter mencuri perhatian dengan desain ‘Gedung Putih’-nya yang sangat estetik, menjadikannya surga bagi pencari spot foto. Namun, di balik tampilannya yang menawan, kualitas makanannya ternyata tidak konsisten—seperti berjudi. Artikel ini menyarankan untuk menikmati suasana dan hiburan seperti live music, serta memesan menu aman seperti Honey Oolong Milk Tea. Tempat ini lebih cocok sebagai ruang sosial untuk nongkrong dan berfoto daripada destinasi kuliner utama yang terjamin kelezatannya.
Guys, siapa yang ngerti sih! Belakangan ini, feed gue lagi di-spam sama tempat baru di Sunter, Jakarta Utara, namanya Luc Up. Bangunan putih bersih yang dikelilingi kolam itu, di foto-foto kelihatannya cakep banget, gila. Jujur ya, pas lihat desain sekeren ini di Sunter, reaksi pertama gue: Anjay! Beneran nggak sih? Akhir pekan, gue langsung ajak teman-teman, harus samperin langsung tempatnya!
Begitu sampai, harus diakui, suasananya emang Mantap! 💯 Eksterior bangunannya unik banget, warna putihnya kelihatan fotogenik banget di bawah sinar matahari, setiap sudutnya bisa jadi spot foto yang bagus. Area indoor dan outdoor-nya sama-sama luas, cocok banget buat Nongkrong bareng teman atau nge-date. Kita dapat tempat duduk di dekat jendela, cahayanya pas banget.
Jadi, sebenarnya worth it nggak sih buat didatengin? Saran dari gue:
Intinya, anggap aja tempat ini sebagai ruang sosial yang bagus buat foto-foto, sambil makan dikit, pengalaman lo bakal jauh lebih baik. Kalau lo datang ke sini murni buat cari makanan enak, wah, mungkin bakal sedikit kecewa ya

Expatriate Kelapa Gading menawarkan pengalaman kuliner unik dengan chef asli dari Italia, namun jangan harapkan rasa yang sepenuhnya otentik. Tempat ini menjadi sorotan berkat Fettuccine Cream di Pistachi yang wajib dicoba, namun juga menu kontroversial seperti Carbonara dengan bawang bombay. Dengan suasana retro yang cozy, restoran ini lebih cocok bagi para pencari rasa baru yang tidak terlalu terpaku pada resep tradisional, daripada para purist yang mencari keaslian rasa Italia sejati.

Qpot di Sunter menjadi pilihan menarik untuk makan hotpot bersama keluarga berkat area bermainnya yang super besar. Restoran ini menawarkan suasana mewah dengan daging berkualitas premium. Namun, di balik keunggulannya, terdapat beberapa catatan penting: kuah hotpot yang rasanya kurang otentik, pelayanan yang lambat, serta harga yang mahal dengan porsi daging sangat tipis. Ini adalah tempat bagi keluarga yang lebih mementingkan fasilitas bermain anak dan suasana daripada pengalaman kuliner dan kecepatan layanan.

Narasi di Sunter adalah kafe viral dengan desain minimalis terang yang cocok untuk bekerja atau sekadar bersantai. Tempat ini menawarkan beragam menu lezat dari masakan Barat hingga Asia, yang disebut lebih menonjol daripada kopinya. Dengan budget sekitar 80 ribuan, pengunjung bisa menikmati makanan dan minuman. Namun, perlu diingat bahwa lahan parkirnya sangat terbatas, jadi disarankan tidak membawa mobil. Kafe ini juga menerapkan sistem pembayaran non-tunai dan memiliki area merokok terpisah di lantai dua.

Mencari tempat nongkrong nyaman untuk perokok di Kelapa Gading? The Darwin's Theory bisa jadi jawabannya. Keunikan utamanya adalah area merokok yang luas dan sejuk berkat AC penuh, menjadikannya surga bagi para perokok. Meski begitu, pengalaman kuliner di sini seperti untung-untungan. Nasi Goreng Kampung dan pizzanya menjadi pilihan aman yang lezat, namun beberapa menu lain dan kualitas pelayanannya bisa mengecewakan. Tempat ini cocok untuk bersantai sambil merokok, asalkan Anda memesan menu yang tepat.