Loading...
Hotel Monopoli di Kemang menawarkan desain retro New York yang sangat fotogenik pada siang hari. Namun, artikel ini mengungkap sisi lainnya: saat malam tiba, rooftop club-nya berubah menjadi sumber kebisingan ekstrem yang menggetarkan seluruh bangunan hingga dini hari. Pengalaman menginap yang kontras ini menjadikannya surga bagi para pencari pesta, tetapi mimpi buruk bagi siapa pun yang menginginkan istirahat tenang. Ini adalah "hotel hiburan" sejati, bukan tempat untuk mencari ketenangan di tengah hiruk pikuk Jakarta.
Guys, pengalaman gue nginep di Hotel Monopoli di Kemang, Jakarta kali ini, perasaannya bener-bener kayak naik roller coaster…🎢 Siangnya cinta banget, malamnya ancur banget!
Begitu jam 11 malam, suasananya langsung berubah drastis! Club di rooftop hotel mulai buka, dan sumpah, itu bukan sekadar musik latar biasa, itu DUGEM LEVEL GEMPA BUMI!
Tapi kalau lo termasuk orang-orang di bawah ini, tolong banget! Sekarang juga! Coret hotel ini dari daftar lo:
Kalau lo nekat banget tetep mau nginep, atau emang niatnya buat party, catet beberapa poin ini:
Gitu aja deh, gue mau balas dendam tidur dulu…😵💫

Merasakan sensasi bersantap ala bangsawan Jawa di tengah hiruk pikuk Jakarta? Plataran Dharmawangsa menawarkan pengalaman tersebut dengan suasana oase yang tenang di dalam rumah Joglo antik yang dikelilingi taman rimbun. Restoran mewah ini menonjolkan hidangan Indonesia unik seperti Bebek Kari Manggis dan Sate Lidah Sapi. Namun, artikel ini juga mengupas tuntas apakah pengalaman premium ini sepadan dengan harganya yang fantastis, yang bisa mencapai jutaan rupiah per orang, serta membahas beberapa kekurangannya.

Ulasan jujur ini membongkar pengalaman makan di sebuah restoran AYCE Jakarta yang ternyata mengecewakan, meski memiliki rating Google tinggi. Di balik harga terjangkau dan foto promosi yang menggiurkan, artikel ini mengungkap realita yang kontras: mulai dari kebersihan yang buruk, kualitas daging beku, pelayanan sangat lambat, hingga penemuan benda asing di dalam makanan. Pengalaman ini menjadi peringatan keras bagi pembaca agar tidak mudah tergiur dengan rating tinggi dan harga murah semata.

FOOGU Bar, yang dikenal dengan suasana speakeasy retro elegan, kini menuai ulasan beragam. Meskipun tempatnya tetap menarik untuk berfoto dan signature cocktail seperti Rosé Cocktail masih menjadi andalan, pengalaman pengunjung terasa tak sekonsisten dulu. Artikel ini menyoroti kualitas cocktail klasik yang dianggap menurun, musik yang terlalu bising, dan ruangan penuh asap. Dengan harga premium dan aturan yang ketat, ulasan ini mempertanyakan apakah FOOGU Bar masih sepadan untuk dikunjungi di tengah inkonsistensi yang ada.

Houma adalah sebuah *listening bar* trendi di Jakarta Selatan yang menawarkan pengalaman unik bagi para pecinta musik. Dengan suasana retro 90-an yang intim, keunikan utamanya adalah pojok khusus di mana pengunjung bisa memilih dan menikmati koleksi piringan hitam melalui headphone. Tempat ini menjadi destinasi ideal untuk bersantai sambil menikmati musik berkualitas dan minuman, meskipun pilihan makanannya dianggap kurang sepadan dengan harganya yang cukup tinggi. Pastikan untuk melakukan reservasi sebelum datang.