Loading...














Bagi para penggila cokelat, `betterchocolatethannever` di Panglima Polim adalah surga tersembunyi. Dengan interior minimalis yang tenang, tempat ini menawarkan pengalaman menikmati cokelat premium yang istimewa. Jangan lewatkan es krim cokelatnya yang super kental dan Shiopan gurih yang selalu ludes terjual. Sesuai judulnya, kualitas rasanya yang seimbang antara manis dan pahit siap 'merusak' standar seleramu terhadap cokelat biasa. Tempat ini cocok untuk bersantai atau bekerja sambil menikmati hidangan penutup berkualitas.
Jujur ya, setiap kali denger ada yang ngeklaim"nomor satu di Jakarta", aku tuh sampai males banget dengernya. Tapi kali ini, di toko kecil bernama `betterchocolatethannever` di Panglima Polim, aku harus ngaku, aku kena tampar kenyataan.
Tempat ini dari luar kelihatannya biasa banget, fasadnya putih polos, kalau bukan karena penasaran sama rating Google 4.9, mungkin aku udah lewat gitu aja. Tapi begitu buka pintu, rasanya dunia langsung hening. Langit-langitnya tinggi melengkung, desainnya minimalis serba putih, cahaya matahari masuk dari jendela atas, dan udaranya penuh aroma kakao, vibe-nya langsung dapet banget. Cocok banget buat Nongkrong seharian sama bestie, atau bawa laptop buat kerja sendiri.
Pilihan kita nggak ada yang zonk, langsung pesen menu andalannya:
Kesimpulannya, kalau kamu pecinta cokelat sejati, punya standar rasa yang tinggi, dan benci sama rasa pemanis buatan, kamu wajib banget coba tempat ini. Mantap

Whiterabit membuka cabang baru di Gatot Subroto, menawarkan pengalaman nongkrong mewah dengan suasana klub internasional yang fotogenik. Keunikan utamanya terletak pada pilihan musiknya yang "liar"—bukan EDM mainstream, melainkan Breakbeat yang lebih segmented. Selain menyajikan makanan yang cocok untuk sharing, tempat ini juga punya promo menarik seperti buy 1 get 1 atau free flow di hari tertentu. Spot ini cocok untuk para pencari suasana party yang berbeda dari biasanya di Jakarta.

Di tengah parkiran SCBD, terdapat sebuah bar *speakeasy* tersembunyi yang menjadi surga bagi mereka yang anti asap rokok. Dengan suasana intim dan nyaman, tempat ini menawarkan udara bersih dan volume musik yang pas untuk mengobrol. Menu koktailnya yang unik dan terus berganti menjadi daya tarik utama, dengan minuman andalan seperti Queen Pistacia yang wajib dicoba. Bar mungil ini adalah pilihan tepat untuk menikmati minuman berkualitas tanpa gangguan asap rokok yang menyengat.

The Moon Bar di Hotel Monopoli menawarkan pemandangan rooftop yang Instagrammable dengan kolam renang menawan. Namun, di balik visualnya yang memukau, ulasan ini mengungkap pengalaman yang kurang memuaskan. Sorotan utamanya adalah jebakan sofa dengan minimum charge 5 juta, pelayanan yang kurang sigap, dan suasana yang terlalu ramai saat akhir pekan. Tempat ini lebih cocok untuk menikmati minuman sambil memandangi kota, namun disarankan untuk waspada terhadap harga dan kualitas makanan yang tidak sepadan dengan ekspektasi.

Membantah anggapan kafe selebgram hanya jual nama, kedai kopi milik Tasya Farasya ini menawarkan pengalaman unik dan ramah di kantong. Fitur utamanya yang menonjol adalah pengunjung dapat mengatur sendiri level kafein dalam minuman, sebuah solusi cerdas bagi yang sensitif terhadap kopi. Dengan harga terjangkau dan segudang promo menarik, tempat ini menjadi pilihan ideal untuk bekerja atau sekadar nongkrong santai. Suasananya yang nyaman menjadikannya destinasi favorit baru bagi anak muda di tengah kota.