Loading...








Meskipun memiliki rating Google 4.8, artikel ini mengulas pengalaman makan yang mengecewakan di sebuah restoran hotel di Samarinda. Sorotan utamanya adalah waktu tunggu pesanan yang sangat lama hingga dua jam dan kualitas makanan yang di bawah ekspektasi, seperti disajikannya kerak nasi dan soto yang tidak panas. Dengan banyaknya menu yang tidak tersedia, tempat ini dinilai lebih cocok untuk bersantai atau mengikuti acara komunitas daripada untuk pengalaman kuliner yang memuaskan, terutama bagi mereka yang sedang lapar.
Lagi di Samarinda, baru mendarat langsung check-in di Ibis, males banget keluar jadi mikir ya udah makan seadanya aja di restoran hotel. Iseng buka Google Map, wih! Rating 4.8, lebih dari 700 ulasan, dalam hati mikir, "Masa iya sih bakal zonk?" Ternyata... Anjay, makan kali ini bener-bener ngasih gue pelajaran, bikin gue paham banget apa artinya "makin tinggi ekspektasi, makin besar kekecewaannya".
Terus, dimulailah penantian yang panjang... ⏳
Buat teman-teman yang mau ke sana atau lagi nginep di Ibis, ini ada sedikit tips:

Hotway's Chicken di Samarinda menjadi sorotan karena menawarkan sensasi unik: ayam goreng Nashville super besar dengan harga di bawah Rp30 ribu. Selain porsinya yang luar biasa dan dagingnya yang juicy, tempat ini juga unggul dengan suasana luas dan nyaman untuk berkumpul. Artikel ini tidak hanya memuji kelebihannya, tetapi juga memberikan tips jujur untuk menyiasati antrean panjang saat jam sibuk dan mengingatkan adanya inkonsistensi rasa yang terkadang muncul, memberikan gambaran lengkap bagi calon pengunjung.

Di Samarinda, ada sebuah warung sederhana yang menjadi surga bagi pencinta karbohidrat. Meskipun tempatnya selalu ramai dan panas, tempat ini menyajikan Coto Makassar dengan kuah kental otentik dan Sop Konro yang super empuk. Keunikan utamanya adalah pengunjung bisa menambah ketupat sepuasnya! Dengan harga sangat terjangkau di bawah 20 ribu Rupiah, warung ini menawarkan pengalaman kuliner yang memuaskan dan ramah di kantong, cocok bagi yang mencari cita rasa asli dengan bujet hemat.

Mie Bandung Kejaksaan 1964 yang legendaris kini hadir di Samarinda, menawarkan pengalaman makan mi dengan harga premium yang bisa mencapai 100 ribu per orang. Artikel ini mengulas apakah harganya sepadan dengan rasa. Meskipun Mie Yamin Manis andalannya punya tekstur kenyal yang mantap, rasa keseluruhannya dianggap tidak terlalu istimewa. Pengunjung juga perlu waspada dengan harga yang tidak ada di menu dan waktu tunggu yang sangat lama, menjadikannya lebih cocok untuk yang mencari suasana daripada nilai.

Mencari oleh-oleh autentik di Samarinda? Kedai Roomys adalah jawabannya. Toko roti legendaris ini merupakan favorit warga lokal sejak kecil, menawarkan suasana 'jadul' yang homey. Sorotan utamanya adalah Roti Sisir yang super lembut, jajanan asin seperti Sosis Solo dan Risol Mayo yang isiannya melimpah, serta dessert unik Lumpur Surga. Dengan cita rasa klasik berkualitas, tempat ini menjadi pilihan tepat untuk merasakan kuliner asli Samarinda atau membawanya pulang sebagai buah tangan yang berkesan.