Loading...








Antarasa, restoran milik Chef Juna, memikat dengan suasana mewah dan dewasa yang cocok untuk pertemuan bisnis atau sekadar pamer gaya. Namun, di balik interiornya yang impresif, kualitas makanannya ternyata tidak konsisten. Beberapa menu seperti Tongseng Kambing patut diacungi jempol, sementara menu lainnya bisa jadi mengecewakan. Ditambah pelayanan yang lambat, artikel ini menyoroti bahwa Antarasa lebih unggul dalam suasana daripada cita rasa, menjadikannya pengalaman yang untung-untungan bagi pengunjung.
Gara-gara nama besar "Hell's Kitchen"-nya Jakarta, Chef Juna, gue sengaja datang buat nyobain Antarasa yang buka di CBD ini. Jujur aja, sebelum masuk pun gue udah terkesima sama suasana area One Satrio yang trendi ini, ekspektasi gue langsung tinggi banget!
Setelah duduk, gue langsung ke intinya, pesan beberapa menu andalan yang lagi viral banget.
Kesimpulannya dulu ya, kualitasnya bener-bener kayak untung-untungan…
Buat teman-teman yang mau coba ke sini, catat beberapa poin ini ya:

BRAUD, kafe-resto populer asal Bali, kini hadir di Senopati dengan suasana hangat berkat konsep *open kitchen*-nya. Tempat ini menjadi destinasi favorit untuk menikmati hidangan seperti Truffle Cacio e Pepe dan Baked Cheese yang disajikan dengan *sourdough* andalan. Namun, keunikan utamanya justru terletak pada kualitas roti dan *pastry* premiumnya yang wajib dicoba. Meski harganya tergolong tinggi dan sering ramai, pengalaman kuliner yang ditawarkan membuatnya layak untuk dikunjungi bagi para pencari tempat *brunch* dan roti berkualitas.

Mengaku sebagai klub malam terbaik di Asia, tempat ini memukau dengan panggung sekelas konser dan pertunjukan lampu yang spektakuler. Namun, di balik kemegahannya, pengunjung mungkin akan terkejut dengan pilihan musik DJ yang ketinggalan zaman dan fakta bahwa tempat ini tidak menyajikan cocktail. Dengan tiket masuk 500 ribu, artikel ini mengulas apakah pengalaman visual yang mewah sepadan dengan beberapa keanehan yang ditemui, lengkap dengan tips penting agar kunjungan Anda tidak berakhir zonk.

Tujuhari Coffee di Wijaya adalah surga tersembunyi bagi para digital nomad yang mencari tempat kerja nyaman. Dengan interior industrial yang luas, langit-langit tinggi, dan koneksi internet kencang, kafe ini menawarkan suasana tenang untuk produktivitas. Kunci untuk menikmati kunjungan di sini adalah dengan melewati kopi standar dan langsung memesan menu andalan seperti Peach Coffee yang segar atau Matcha Latte yang pekat. Namun, perlu diingat bahwa pilihan makanan berat sangat terbatas, menjadikannya lebih ideal untuk sesi minum kopi dan ngemil ringan.

Mad Grass di Cipete, Jakarta Selatan, bukanlah sekadar restoran vegan biasa, melainkan sebuah ruang komunitas yang santai. Dengan halaman belakang yang luas dan suasana yang asyik, tempat ini menjadi destinasi nongkrong yang unik. Menu andalannya, Mushroom Burger, memiliki cita rasa juara yang dijamin akan membuat para pecinta daging sekalipun takluk. Selain itu, tempat ini juga sangat pet-friendly, menjadikannya pilihan sempurna untuk bersantai bersama teman dan hewan peliharaan kesayangan di akhir pekan.